Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Agustus 2017 | 20.24 WIB

Cak Imin Jadi Capres 2019? Simak Jawaban Ini

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin - Image

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin

JawaPos.com - Partai papan tengah mulai menunjukan eksistensinya dalam geliat isu pilpres 2019. Salah satunya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan sudah mulai digadang-gadang kadernya untuk maju sebagai calon presiden dalam Pemilihan presiden (Pilpres) 2019 nanti.


Lantas bagaimana dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sama-sama duduk sebagai parpol papan tengah, apakah bakal menempuh jalan yang sama seperti PAN dan segera menggelar deklarasi mengusung ketua umumnya, Muhaimin Iskandar?


Menanggapi dinamika politik parpol papan tengah dan nafsu capres 2019, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengatakan, Muhaimin memang punya basis massa kuat terutama para kader Nahdlatul Ulama (NU). 


Namun, kata Ujang, sangat disayangkan, citra Cak Imin (sapaan akrab Muhaimin Iskandar) masih terkendala sejumlah persoalan masa lalunya. Salah satunya dugaan keterlibatannya dalam korupsi Direktorat Pembinaan dan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Kemenakertrans yang terkenal dengan istilah Kardus Duren.


“Meski bebas dan dianggap tidak terkait, tapi sangat disayangkan, track record Cak Imin selalu dikaitkan dalam kasus itu. Tentu saja ini menjadi sandungan bagi Cak Imin," ujar Ujang kepada JawaPos.com, Jumat (25/8).


Sebenarnya, lanjut Ujang, sebuah langkah politik yang cukup ‘cantik’ apabila PKB berani mengusung Cak Imin sebagai capres 2019. Apalagi dia adalah tokoh muda juga. Sehingga calon presiden nanti bukan hanya persaingan antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto saja.


Namun, untuk bisa masuk di pertarunga pilpres yang lebih serius, Cak Imin tentu harus memikirkan serangan-serangan yang akan ditujukan dalam Pilpres nanti. Kemungkinan, salah satu serangan yang ditujukannya adalah dalam kasus dugaan korupsi tersebut.


"Cuma apakah Cak Imin kuat menahan serangan-serangan dari lawan. Karena terkait pencalonan pemimpin bangsa ini pasti akan diungkap kasus-kasus lamanya," katanya.


Sehingga apabila Cak Imin ingin bermain aman sebaiknya hanya bermain di balik layar saja. Karena massa NU yang dipegangnya cukup banyak. "Jadi memang amannya bermain di balik layar saja," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore