
Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin
JawaPos.com - Partai papan tengah mulai menunjukan eksistensinya dalam geliat isu pilpres 2019. Salah satunya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan sudah mulai digadang-gadang kadernya untuk maju sebagai calon presiden dalam Pemilihan presiden (Pilpres) 2019 nanti.
Lantas bagaimana dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sama-sama duduk sebagai parpol papan tengah, apakah bakal menempuh jalan yang sama seperti PAN dan segera menggelar deklarasi mengusung ketua umumnya, Muhaimin Iskandar?
Menanggapi dinamika politik parpol papan tengah dan nafsu capres 2019, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengatakan, Muhaimin memang punya basis massa kuat terutama para kader Nahdlatul Ulama (NU).
Namun, kata Ujang, sangat disayangkan, citra Cak Imin (sapaan akrab Muhaimin Iskandar) masih terkendala sejumlah persoalan masa lalunya. Salah satunya dugaan keterlibatannya dalam korupsi Direktorat Pembinaan dan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Kemenakertrans yang terkenal dengan istilah Kardus Duren.
“Meski bebas dan dianggap tidak terkait, tapi sangat disayangkan, track record Cak Imin selalu dikaitkan dalam kasus itu. Tentu saja ini menjadi sandungan bagi Cak Imin," ujar Ujang kepada JawaPos.com, Jumat (25/8).
Sebenarnya, lanjut Ujang, sebuah langkah politik yang cukup ‘cantik’ apabila PKB berani mengusung Cak Imin sebagai capres 2019. Apalagi dia adalah tokoh muda juga. Sehingga calon presiden nanti bukan hanya persaingan antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto saja.
Namun, untuk bisa masuk di pertarunga pilpres yang lebih serius, Cak Imin tentu harus memikirkan serangan-serangan yang akan ditujukan dalam Pilpres nanti. Kemungkinan, salah satu serangan yang ditujukannya adalah dalam kasus dugaan korupsi tersebut.
"Cuma apakah Cak Imin kuat menahan serangan-serangan dari lawan. Karena terkait pencalonan pemimpin bangsa ini pasti akan diungkap kasus-kasus lamanya," katanya.
Sehingga apabila Cak Imin ingin bermain aman sebaiknya hanya bermain di balik layar saja. Karena massa NU yang dipegangnya cukup banyak. "Jadi memang amannya bermain di balik layar saja," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
