Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Februari 2018 | 06.54 WIB

Gelar Pleno di Jogja, PKS Terapkan Strategi Tiga Pro

Kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) - Image

Kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

JawaPos.com - 1000 lebih anggota legislatif  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari DPR dan DPRD Kabupaten, Kota, Provinsi, berkumpul di Jogjakarta. 


Mereka berkumpul untuk menggelar rapat pleno yang bertujuan untuk mengukuhkan tekad PKS dalam berkhidmat untuk rakyat.


Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaeni menyatakan, rapat pleno itu untuk mengukuhkan tekad PKS dalam berkhidmat untuk rakyat. Karena partainya telah menerapkan tiga garis perjuangan melalui Tiga Pro. 


“Yakni pro-kerakyatan, pro-keumatan, dan pro-pengukuhan nasionalisme di Indonesia," kata Jazuli melalui keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Rabu (14/2).


Jazuli juga menjelaskan, setiap wakil rakyat dari PKS di semua tingkatan harus paham, menghayati dan membumikan Tiga Pro itu dalam setiap sikap dan kebijakan politiknya. 


“Karena itu tidak boleh kebijakan Fraksi PKS keluar dari tiga koridor ini," tegas Jazuli. 


Langkah nyatanya, kata Jazuli, setiap anggota legislatif dari PKS harus terus hadir di tengah-tengah rakyat. Yakni dengan memahami kebutuhan dan menyelami kesulitan rakyat, sekaligus berempati terhadap permasalahan mereka. 


Jazuli juga menjelaskan, pro-keumatan dilakukan dengan cara selalu dekat dan menjaga silaturahmi dengan kiai, ulama, habib, dan tokoh-tokoh agama. 


“Tentunya agar setiap langkah dan kebijakan Fraksi PKS tidak menyimpang dari nilai-nilai agama dan aspirasi umat serta selalu terdepan dalam merespons isu-isu keumatan," jelasnya. 


Karena itu, kata dia, Fraksi PKS di DPR tegas menolak perzinahan, perilaku LGBT, peradaran miras secara bebas dan narkoba. Karena perbuatan itu bukan saja bertentangan dengan nilai-nilai agama dan akhlak, lebih dari itu merusak masa depan generasi bangsa.  


Dia melanjutkan, Fraksi PKS juga selalu terdepan dalam memperjuangkan legislasi yang dengan keberpihakan yang kuat pada kepentingan umat. 


“Misalnya, FPKS telah berhasil meloloskan UU Pornografi, UU Perbankan Syariah, UU Zakat, UU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan UU Pengelolaan Dana Haji,” paparnya.


Kini, FPKS juga memperjuangkan sejumlah rancangan undang-undang (RUU). Antara lain RUU Pendidikan Pesantren, RUU KUHP dan RUU Pelarangan Minuman Beralkohol.


Terakhir, pro-nasionalisme Indonesia diwujudkan legislator PKS dengan menjaga Pancasila sebagai nilai identitas dan karakter serta kepribadian bangsa. 


"Apa karakter bangsa Indonesia? Pancasila! Bangsa Indonesia itu bertuhan, beragama, berakhlak," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore