
Andreas Granqvist rela tidak mendampingi istri yang akan melahirkan demi membela nama negara.
JawaPos.com - Sebuah situasi rumit harus dihadapi bek tangguh Swedia, Andreas Granqvist. Dia harus memilih antara bertahan di Rusia atau pulang ke rumahnya. Karena saat Timnas Swedia akan menghadapi Inggris di perempat final, istrinya juga tengah bersiap melakukan persalinan.
Namun rupanya bek 33 tahun tersebut sudah menyiapkan diri untuk menghadapi kondisi tersebut. Dia sudah siap untuk tidak berada di samping istrinya yang akan melahirkan anak keduanya. Begitu pula dengan sang istri yang juga siap menghadapi proses persalinan tanpa didampingi sang suami.
"Saya berencana untuk tetap di sini (Rusia)," jelas Granqvist dikutip DailyMail. "Istri saya adalah sosok yang kuat. Dan kami sudah memperkirakan hal ini sebelum saya tiba di Rusia. Tak ada hal (buruk) yang terjadi sejauh ini."
Granqvist bukan tak punya hak untuk pulang untuk menemani istrinya. Tapi, dia lebih memilih untuk tetap bertahan di Rusia dan berjuang membela nama negara. Karena, kalau dia memutuskan untuk pulang, maka dapat dipastikan dia tak akan bisa tampil di perempat final.
"Jika saya bisa terbang ke rumah dengan cepat, mungkin saya akan melakukannya. Tapi, apa pun yang terjadi, saya tak akan kehilangan kesempatan bermain di perempat final," imbuh dia.
Keberadaan Granqvist sangat dibutuhkan Swedia. Penampilan bek jangkung ini telah menjadi benteng tangguh bagi Swedia. Selalu bermain dalam 4 laga di Piala Dunia 2018, Granqvist sukses menyumbang 2 gol. Termasuk gol kemenangan Swedia atas Korea Selatan.
Swedia akan menghadapi Inggris di perempat final Piala Dunia 2018. Laga yang berlangsung pada Sabtu (7/7) malam WIB tersebut bisa menjadi torehan sejarah apik bagi Swedia, andai bisa menyingkirkan Inggris.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
