Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Juli 2026 | 10.50 WIB

Spanduk Kepulauan Malvinas dalam Perayaan Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026 Picu Penyelidikan FIFA

Timnas Argentina rayakan kemenangan semifinal di Piala Dunia FIFA 2026 yang berkaitan dengan sengketa kedaulatan (Bein Sports) - Image

Timnas Argentina rayakan kemenangan semifinal di Piala Dunia FIFA 2026 yang berkaitan dengan sengketa kedaulatan (Bein Sports)

JawaPos.com – Argentina berpotensi menghadapi sanksi dari FIFA setelah para pemain membentangkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas” atau “Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina” seusai mengalahkan Inggris 2-1 pada semifinal Piala Dunia FIFA 2026.

Dilansir dari laman Bein Sports pada Sabtu (25/7), Aksi tersebut dilakukan saat perayaan kemenangan di lapangan dan segera memicu perhatian internasional karena berkaitan dengan sengketa kedaulatan antara Argentina dan Inggris Raya.

FIFA mengonfirmasi bahwa Komite Disiplin sedang meninjau laporan pertandingan serta seluruh fakta yang berkaitan dengan insiden tersebut.

FIFA memiliki aturan yang melarang penggunaan pertandingan resmi sebagai sarana menyampaikan pesan politik, agama, atau pribadi. 

Meskipun spanduk itu dibentangkan setelah pertandingan berakhir dan bukan merupakan bagian dari perlengkapan pemain, badan sepak bola dunia tersebut tetap menilai apakah tindakan itu melanggar regulasi kompetisi.

Penyelidikan juga akan mencakup pihak yang mengizinkan penggunaan spanduk, pemain yang terlibat, serta kemungkinan adanya persetujuan dari Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA).

Kasus serupa pernah terjadi pada 2014 ketika para pemain Argentina berpose dengan spanduk bertuliskan pesan yang sama sebelum pertandingan persahabatan melawan Slovenia.

Saat itu, FIFA menyatakan tindakan tersebut melanggar aturan mengenai demonstrasi politik dan menjatuhkan teguran resmi serta denda kepada AFA. Preseden tersebut dapat menjadi pertimbangan penting dalam proses disiplin yang sedang berlangsung.

FIFA menegaskan bahwa penyelidikan ini tidak bertujuan menentukan status kedaulatan Kepulauan Malvinas atau Falkland, melainkan hanya menilai kepatuhan terhadap peraturan kompetisi.

Sejumlah pejabat Inggris juga meminta FIFA menyelidiki insiden tersebut setelah perayaan Argentina memicu kembali perdebatan politik mengenai wilayah sengketa itu.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore