Roy Keane kritik ulah pemain Argentina usai kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. (The FA)
JawaPos.com - Spanyol akhirnya keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina lewat babak perpanjangan waktu dalam laga final yang berlangsung sengit di Stadion MetLife, New Jersey.
La Roja memastikan kemenangan 1-0 berkat gol Ferran Torres sekaligus menggagalkan ambisi Argentina mempertahankan gelar juara dunia.
Laga berlangsung ketat sejak awal. Babak pertama minim peluang, bahkan Argentina gagal melepaskan satu pun tembakan sepanjang 45 menit pertama. Setelah turun minum, Spanyol tampil jauh lebih dominan dengan menguasai jalannya pertandingan, sementara Argentina lebih banyak bertahan di area pertahanannya sendiri.
Baca Juga:Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Meski terus ditekan, tim asuhan Lionel Scaloni mampu bertahan hingga waktu normal berakhir. Namun situasi berubah ketika Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua pada penghujung babak kedua dan membuat Argentina harus memainkan seluruh babak tambahan dengan hanya 10 pemain.
Keunggulan jumlah pemain akhirnya dimanfaatkan Spanyol. Ferran Torres mencetak gol kemenangan di babak kedua perpanjangan waktu yang memastikan La Roja mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah.
Kekalahan tersebut diwarnai insiden yang mencoreng jalannya final. Seusai peluit panjang dibunyikan, terjadi keributan di tengah lapangan yang melibatkan sejumlah pemain dari kedua tim.
Meski tayangan televisi tidak langsung memperlihatkan insiden tersebut, laporan dari lapangan menyebut Nahuel Molina sempat mendatangi salah satu pemain Spanyol yang sedang merayakan kemenangan. Leandro Paredes juga kembali terlibat konfrontasi dengan Gavi setelah sebelumnya tampil emosional sepanjang pertandingan.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, bahkan terlihat turun tangan untuk mencoba meredakan situasi di tengah lapangan.
Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, tidak menutupi kekecewaannya terhadap perilaku para pemain Argentina.
Melansir The Balls, dalam analisisnya di ITV, ia menilai reaksi tersebut tidak bisa dibenarkan, apalagi mengingat gaya bermain Argentina sepanjang turnamen.
"Aku pikir kemenangan Spanyol memang pantas. Sangat menyenangkan melihat cara mereka bermain."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022