Rayan Cherki terlibat adu sikap dengan Didier Deschamps di pinggir lapangan saat Prancis kalah 6-4 dari Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. (Instagram/@rayan_cherki)
JawaPos.com - Prancis menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kekalahan dramatis 6-4 dari Inggris pada laga perebutan tempat ketiga. Namun, bukan hanya hasil pertandingan yang menjadi sorotan, melainkan juga ketegangan yang terjadi antara Rayan Cherki dan pelatih Didier Deschamps di pinggir lapangan.
Les Bleus tampil buruk pada babak pertama di Miami. Inggris sudah unggul empat gol sebelum turun minum melalui Declan Rice, Ezri Konsa, dan dua gol Bukayo Saka.
Prancis sempat bangkit setelah jeda. Dua gol Kylian Mbappe dan satu gol Bradley Barcola membuat mereka kembali menghidupkan asa. Namun, Saka melengkapi hat-trick lewat penalti, sebelum Ousmane Dembele memperkecil ketertinggalan pada masa injury time. Jude Bellingham akhirnya memastikan kemenangan Inggris 6-4 lewat aksi individu gemilang.
Dalam pertandingan tersebut, Cherki mendapat kesempatan menjadi starter pertamanya di Piala Dunia. Namun, gelandang Manchester City itu gagal memberikan pengaruh berarti dan akhirnya ditarik keluar pada babak pertama untuk digantikan Ousmane Dembele.
Melansir Metro Sport, sebelum pergantian dilakukan, kamera televisi menangkap momen ketika Deschamps menghampiri Cherki saat jeda minum untuk memberikan instruksi. Alih-alih merespons, Cherki terlihat melambaikan tangan, kemudian membalikkan badan dan meninggalkan pelatihnya.
Insiden itu langsung memicu spekulasi mengenai hubungan keduanya.
Usai pertandingan, Deschamps memilih tidak memperpanjang polemik tersebut meski mengakui ada banyak hal yang tidak berjalan sesuai harapan.
"Saya tidak akan menyelesaikan masalah hari ini."
Baca Juga:Tumbangkan Prancis 6-4! Inggris Putus Tren Buruk usai Rebut Peringkat Ketiga di Piala Dunia 2026
"Para pemain tahu betul. Saya tidak akan menunjuk jari. Namun, saya selalu memberi tahu mereka, dan seperti yang Kylian katakan, mereka butuh waktu untuk memprosesnya tetapi itu adalah kesalahan saya, saya seharusnya membuat pilihan yang berbeda sejak awal pertandingan, bisa dibilang begitu, dan mungkin semuanya akan berjalan lebih baik."
"Setiap orang dinilai berdasarkan performanya. Jelas, beberapa pemain bisa saja bermain lebih baik. Saya mendoakan yang terbaik untuk mereka semua."
Ini bukan kali pertama hubungan Cherki dan Deschamps menjadi sorotan selama turnamen. Pada babak 32 besar melawan Swedia, Cherki juga sempat terlihat mengabaikan sang pelatih ketika masuk sebagai pemain pengganti.
Gelandang senior Prancis, Adrien Rabiot, turut melontarkan kritik keras terhadap performa dan sikap timnya, terutama pada babak pertama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
