
Timnas Yordania. (instagram @jordan.fa)
JawaPos.com - Keberhasilan Timnas Yordania tampil di Piala Dunia 2026 menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan sepak bola negara tersebut. Untuk pertama kalinya, Yordania menembus putaran final turnamen sepak bola terbesar di dunia dan mencatatkan namanya di panggung internasional.
Namun, pencapaian bersejarah itu harus dibayar mahal. Setelah menelan kekalahan dalam seluruh pertandingan fase grup piala dunia, posisi Yordania di Ranking FIFA mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Dalam pembaruan terbaru Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026, Yordania turun hingga 10 peringkat. Tim berjuluk Al-Nashama itu kini berada di posisi ke-73 dunia, setelah sebelumnya menempati peringkat ke-63.
Penurunan tersebut dipengaruhi hasil yang kurang memuaskan selama tampil di Piala Dunia. Kekalahan beruntun di fase grup membuat Yordania kehilangan cukup banyak poin dalam perhitungan Ranking FIFA.
Meski demikian, keikutsertaan di Piala Dunia tetap menjadi pencapaian yang patut diapresiasi. Lolos ke putaran final menjadi bukti perkembangan sepak bola Yordania dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah mampu bersaing dengan negara-negara kuat di kawasan Asia.
Pengalaman menghadapi tim-tim terbaik dunia juga diyakini akan menjadi modal penting bagi para pemain dan staf pelatih untuk meningkatkan kualitas tim pada turnamen internasional berikutnya. Menariknya, Yordania bukan menjadi negara yang mengalami penurunan peringkat paling besar setelah Piala Dunia 2026. Tunisia justru mencatat penurunan yang lebih tajam.
Tim asal Afrika Utara tersebut harus merosot hingga 12 posisi di Ranking FIFA setelah hasil yang kurang memuaskan sepanjang turnamen. Dengan demikian, penurunan yang dialami Tunisia menjadi salah satu yang terbesar dalam pembaruan ranking kali ini.
Bagi Yordania, turunnya peringkat memang menjadi konsekuensi dari hasil pertandingan. Namun, pengalaman tampil di Piala Dunia dinilai memiliki nilai yang jauh lebih besar dibanding sekadar posisi di Ranking FIFA.
Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi performa agar mampu kembali memperbaiki posisi di ranking dunia. Yordania masih memiliki peluang untuk bangkit melalui agenda FIFA Matchday, Kualifikasi Piala Asia, maupun berbagai kompetisi resmi lainnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
