Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Juli 2026 | 17.12 WIB

Ian Wright Sebut Gol Kemenangan Argentina Seharusnya Dianulir VAR

Ian Wright melontarkan kritik keras terhadap penggunaan VAR usai kemenangan dramatis Argentina atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, gol penentu kemenangan Albiceleste seharusnya dianulir. (Instagram/@wrightyofficial)

JawaPos.com - Drama besar mewarnai kemenangan dramatis Argentina atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Namun, bukan hanya aksi comeback sang juara bertahan yang menjadi sorotan, melainkan juga sejumlah keputusan VAR yang memicu kontroversi.

Legenda Arsenal sekaligus pundit ITV, Ian Wright, menjadi salah satu sosok yang paling vokal mengkritik kepemimpinan wasit dan penggunaan VAR dalam pertandingan tersebut. Bahkan, ia bersikeras gol kemenangan Argentina seharusnya tidak disahkan.

Argentina memastikan tiket ke perempat final setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menang 3-2 atas Mesir. Tim Afrika sempat unggul lewat gol Yasser Ibrahim, lalu menggandakan keunggulan melalui Mostafa Ziko setelah Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti.

Namun, Albiceleste menunjukkan mental juara. Cristian Romero memperkecil ketertinggalan, Messi menebus kegagalannya lewat gol penyeimbang, sebelum Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan pada masa injury time.

Meski demikian, melansir Sport Bible, Wright menilai proses terciptanya gol penentu kemenangan itu seharusnya dihentikan karena adanya pelanggaran terhadap Mohamed Salah dalam fase permainan sebelumnya.

"Itulah yang terjadi dengan VAR sekarang, mereka menarik kembali aturannya," kata Wright.

"Jika Anda akan membatalkan gol Argentina di tepi kotak penalti, Anda juga harus membatalkan gol Mo Salah ini. Dia telah dilanggar. Apa pun yang kita katakan, mungkin pelanggarannya minimal, dia telah dilanggar dan kemudian mereka menyerang balik."

Komentarnya langsung ditanggapi Roy Keane yang mencoba memberikan sudut pandang berbeda.

"Satu-satunya hal yang ingin saya katakan tentang dia ketika dia melakukan gerakan memotong, mengapa kakinya lemas?" ujar Keane.

Namun Wright tetap bertahan dengan pendapatnya.

"Dengar Roy, kita sedang membicarakan itu. Kita juga harus melihat kasus Lisandro Martinez, tetapi mereka sudah memberikan satu gol untuk itu, mereka juga telah membatalkan gol untuk itu. Ini benar-benar seperti Kotak Pandora."

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore