
Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps sukses sebagai pelatih dan pemain di piala dunia. (FIFA)
JawaPos.com - Hanya tiga tokoh dalam sejarah Piala Dunia FIFA yang mampu meraih gelar juara sebagai pemain sekaligus pelatih, yakni Mario Zagallo, Franz Beckenbauer, dan Didier Deschamps. Prestasi langka itu menjadi bukti kemampuan mereka menaklukkan panggung sepak bola terbesar dunia dari dua peran yang sama-sama penuh tekanan.
Menjuarai Piala Dunia bukan sekadar soal memiliki pemain terbaik atau strategi paling cemerlang. Turnamen empat tahunan itu menghadirkan tekanan luar biasa, persaingan sengit, serta ekspektasi tinggi yang hanya mampu ditaklukkan oleh sosok-sosok istimewa.
Sebagian besar legenda sepak bola hanya berhasil mengangkat trofi sebagai pemain atau pelatih. Namun, tiga nama ini berhasil mencatatkan sejarah dengan menaklukkan dunia dari dua sisi berbeda, sebuah pencapaian yang hingga kini masih sangat sulit disamai.
Baca Juga:Bergabung ke AFC Jadi Titik Balik, Australia Tantang Mesir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Meraih gelar Piala Dunia sebagai pemain saja sudah menjadi impian hampir seluruh pesepak bola profesional. Kesempatan itu biasanya hanya datang sekali atau dua kali sepanjang karir karena turnamen digelar setiap empat tahun.
Kesulitan semakin berlipat ketika seseorang beralih menjadi pelatih. Selain harus memahami taktik secara mendalam, seorang pelatih juga wajib mampu membangun mental tim, mengelola ruang ganti, hingga mengambil keputusan krusial di bawah tekanan jutaan pasang mata.
Tak mengherankan jika sepanjang sejarah kompetisi, hanya tiga orang yang berhasil menjuarai Piala Dunia sebagai pemain sekaligus pelatih. Mereka berasal dari tiga negara besar sepak bola, yakni Brasil, Jerman, dan Prancis.
Nama Didier Deschamps menjadi anggota terbaru dalam daftar eksklusif tersebut. Dia pertama kali mengangkat trofi Piala Dunia sebagai kapten tim nasional Prancis pada 12 Juli 1998 setelah mengalahkan Brasil dengan skor 3-0 di partai final yang digelar di negaranya sendiri.
Dua dekade kemudian, Deschamps kembali membawa Prancis menjadi juara dunia, kali ini sebagai pelatih. Pada final Piala Dunia 2018 di Moskow, Les Bleus menundukkan Kroasia 4-2 pada 15 Juli 2018 sekaligus mengakhiri penantian panjang sejak terakhir tampil di final edisi 2006.
Kesuksesan itu menegaskan kemampuan Deschamps beradaptasi dalam dua generasi berbeda. Sebagai pemain dia menjadi pemimpin di lapangan, sedangkan sebagai pelatih ia mampu membangun skuad muda yang kemudian menjadi penguasa dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
