
Dukun Ghana mengaku membuat timnas Inggris tak berkutik di piala dunia. (Istimewa)
JawaPos.com - Laga timnas Inggris vs Ghana di piala dunia berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim bermain imbang 0-0. Meski hasil tersebut terlihat biasa di atas kertas, pertandingan justru menjadi bahan perbincangan setelah muncul pernyataan kontroversial dari dukun Ghana, Nana Kwaku Bonsam.
Sosok dukun Ghana itu mengklaim menjadi alasan mengapa kapten timnas Inggris Harry Kane, gagal menunjukkan performa terbaiknya sepanjang pertandingan lawan Ghana di piala dunia. Pernyataan itu segera menyebar di media sosial dan memancing beragam reaksi dari para penggemar sepak bola.
Dalam komentarnya setelah laga, Kwaku Bonsam dengan percaya diri menyebut telah mengikat Harry Kane sehingga penyerang andalan timnas Inggris tersebut tidak mampu bermain maksimal sepanjang pertandinga lawan Ghana di piala dunia.
“Saya, Kwaku Bonsam, dukun paling kuat di dunia. Saya ikat Harry Kane. Kalian lihat dia tadi malam? Dia bahkan tidak bisa melihat bolanya. Sekarang saya akan membebaskannya supaya dia bisa mencetak gol di pertandingan Inggris berikutnya,” ujar dia.
Terlepas dari klaim tersebut, fakta di lapangan menunjukkan Inggris sebenarnya tampil jauh lebih dominan dibanding Ghana. Timnas Inggris menguasai 78 persen penguasaan bola dan terus menekan sepanjang pertandingan.
Inggris melepaskan 19 tembakan dengan empat di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Ghana hanya mampu menciptakan dua peluang tembakan dan satu yang mengarah ke sasaran.
Dominasi statistik itu membuat hasil akhir 0-0 terasa cukup mengejutkan. Inggris beberapa kali berhasil memasuki area pertahanan Ghana, namun penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat mereka gagal memanfaatkan peluang yang tersedia.
Di sisi lain, Ghana menunjukkan organisasi pertahanan yang disiplin. Meski lebih banyak bertahan dan berada di bawah tekanan selama hampir sepanjang laga, mereka mampu menjaga konsentrasi hingga peluit panjang dibunyikan.
Klaim Kwaku Bonsam tentu lebih banyak dipandang sebagai bagian dari tradisi dan budaya populer yang kerap muncul dalam sepak bola Afrika. Meski demikian, pernyataannya berhasil menarik perhatian publik dan menambah warna dalam cerita di balik pertandingan tersebut.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
