
Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel siap hadapi Ghana di piala dunia. (FIFA/YouTube)
JawaPos.com - Timnas Inggris akan hadapi laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 lawan Ghana dengan percaya diri. Kemenangan 4-2 atas Kroasia di Dallas telah membuktikan lini serang The Three Lions asuhan Thomas Tuchel yang tampil lepas dan tajam.
Pelatih Thomas Tuchel mengaku punya cara sederhana untuk menjaga performa itu tetap hidup, yaitu dengan jangan terlalu banyak mengatur. Dalam wawancara jelang menghadapi Ghana di Stadion Boston pada Rabu (24/6), Tuchel mengibaratkan timnas Inggris seperti orkestra.
Thomas Tuchel terinspirasi dari konduktor legendaris Herbert von Karajan yang percaya bahwa seni memimpin ialah tahu kapan harus berhenti agar tidak merusak harmoni. “Saya adalah pelatih yang sangat beruntung karena para pemain sudah datang dengan pola pikir yang tepat. Saya tidak perlu membentuk itu dari awal,” kata Tuchel dikutip dari ESPN.
Alih-alih memberi banyak instruksi, Tuchel memilih memberi ruang. Pelatih berusia 52 tahun itu ingin para pemain seperti Harry Kane, Jude Bellingham, hingga Marcus Rashford tetap bermain bebas, seperti saat membongkar pertahanan Kroasia.
“Kami tidak mengganggu para pemain, kami tidak mengganggu jalannya pertandingan. Kami hanya mendorong mereka untuk bermain dengan bebas, terutama di lini serang,” ujar Thomas Tuchel.
Selain itu, Tuchel juga memuji performa timnya pada babak kedua saat melawan Kroasia. Saat itu, Inggris mampu melakukan tekanan secara konsisten.
“Para pemain menunjukkan komitmen luar biasa untuk bertahan bersama. Itu terlihat jelas di babak kedua saat kami melakukan high press dengan baik. Pendekatan ini akan kembali kami coba saat melawan Ghana,” tambah Thomas Tuchel.
Meskipun demikian, Tuchel sadar bahwa setiap pertandingan memiliki karakter yang berbeda. Tuchel memprediksi laga melawan Ghana akan berlangsung dengan pendekatan yang berbeda jika dibandingkan saat menghadapi Kroasia.
“Pertandingan akan berkembang dengan sendirinya dan sulit diprediksi. Saya memperkirakan akan ada perbedaan karena gaya bermain lawan, tetapi kami harus siap menjawab setiap situasi yang muncul,” ujar Thomas Tuchel.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022