
Selebrasi Jude Bellingham saat timnas Inggris mengalahkan Kroasia. (FIFA)
JawaPos.com - Laga antara timnas Inggris vs Ghana pada matchday kedua Grup L Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu pertandingan yang menarik untuk disaksikan. Pertandingan di Gillette Stadium, Foxborough, pada Rabu (24/6) dini hari WIB ini memiliki arti penting bagi kedua tim mengamankan tempat di babak 32 besar.
Timnas Inggris datang dengan modal yang sangat positif setelah meraih kemenangan 4-2 atas Kroasia pada pertandingan pembuka grup piala dunia. Hasil tersebut memperlihatkan kualitas skuad asuhan Thomas Tuchel yang mampu bangkit setelah sempat menghadapi tekanan di babak pertama.
Penampilan meyakinkan pada paruh kedua pertandingan menjadi sinyal bahwa Inggris mulai menemukan ritme permainan terbaik mereka di turnamen ini. Keberhasilan mencetak empat gol ke gawang Kroasia juga menunjukkan bahwa lini serang Inggris masih menjadi salah satu yang paling berbahaya di Piala Dunia 2026.
Harry Kane kembali membuktikan ketajamannya dengan dua gol, sementara Jude Bellingham tampil dominan sebagai pengatur tempo sekaligus penghubung antar lini. Kehadiran pemain-pemain muda dengan kualitas tinggi membuat Inggris memiliki banyak variasi serangan yang sulit diantisipasi lawan.
Selain itu, kedalaman skuad menjadi salah satu keunggulan utama Inggris. Pemain seperti Marcus Rashford dan Bukayo Saka mampu memberikan dampak besar ketika masuk dari bangku cadangan. Situasi ini memberikan fleksibilitas bagi Tuchel untuk mengubah jalannya pertandingan kapan pun dibutuhkan.
Di sisi lain, Ghana juga memulai turnamen dengan kemenangan. The Black Stars berhasil mengalahkan Panama 1-0 melalui gol pada masa injury time.
Meski sukses mengamankan tiga poin, performa Ghana masih menyisakan sejumlah catatan yang perlu diperbaiki. Mereka terlihat kesulitan menciptakan peluang bersih dan beberapa kali mengalami masalah saat menghadapi tekanan lawan.
Pelatih Carlos Queiroz dikenal sebagai sosok yang mengutamakan organisasi permainan dan kedisiplinan bertahan. Karakter tersebut kemungkinan besar akan kembali terlihat saat menghadapi Inggris.
Ghana diperkirakan tidak akan bermain terlalu terbuka dan lebih memilih menunggu kesempatan melakukan serangan balik cepat melalui pemain-pemain yang memiliki kecepatan tinggi di sektor sayap. Kembalinya Thomas Partey menjadi kabar baik bagi Ghana.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
