
Deniz Undav buktikan kualitas dengan gol-gol penting untuk timnas Jerman di Piala Dunia 2026. (ig @denizundav)
JawaPos.com - Julian Nagelsmann sempat mengkritiknya secara terbuka. Namun Deniz Undav membalas semuanya dengan cara terbaik: lewat gol-gol penting yang membawa timnas Jerman melangkah ke babak gugur Piala Dunia 2026.
Dua gol Deniz Undav dalam kemenangan dramatis 2-1 atas Pantai Gading kembali menegaskan betapa pentingnya peran sang striker bagi Die Mannschaft. Hasil tersebut memastikan timnas Jerman lolos ke fase knockout untuk pertama kalinya sejak mereka menjuarai piala dunia pada 2014.
Sejauh ini, penyerang berusia 29 tahun itu sudah mengoleksi tiga gol dan dua assist hanya dari dua penampilan sebagai pemain pengganti untuk timnas Jerman. Catatan keterlibatan Deniz Undav dalam lima gol tersebut menyamai rekor Roger Milla bersama Kamerun pada Piala Dunia 1990 sebagai pemain pengganti paling produktif sejak 1966.
Padahal, tempat Undav di skuad Piala Dunia sempat dipertanyakan setelah perselisihan dengan Julian Nagelsmann. Usai mencetak gol kemenangan saat menghadapi Ghana pada Maret, Undav secara terbuka mengungkapkan ambisinya untuk merebut tempat di tim utama. Nagelsmann membalas dengan komentar bahwa sang striker mungkin tidak akan mencetak gol jika dimainkan sejak menit pertama.
Pelatih Jerman tersebut mengakui sudah meminta maaf kepada Undav. Sejak saat itu, sang penyerang memilih membiarkan performanya di lapangan yang berbicara.
Kini, dengan sembilan gol dari 11 penampilan internasional, peluang Undav masuk ke starting XI Jerman semakin terbuka.
"Ya, tentu saja," kata Nagelsmann ketika ditanya apakah Undav bisa menjadi starter pada pertandingan terakhir fase grup melawan Ekuador.
"Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, kita bisa banyak berdiskusi tentang berbagai pendekatan. Mengapa saya harus mengganggu alur permainannya? Dia masuk dua kali dan mencetak gol dua kali," lanjut dia.
Melansir BBC, perjalanan Undav menuju panggung terbesar sepak bola dunia jauh dari kata mudah. Saat berusia 14 tahun, dia ditolak Werder Bremen karena dianggap terlalu kecil dan tidak memiliki masa depan di klub tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022