
Pelatih Timnas Skotlandia Steve Clarke memperpanjang kontrak hingga 2030. (X/@ScotlandNT)
JawaPos.com - Pelatih tim nasional Skotlandia Steve Clarke resmi memperpanjang kontraknya selama empat tahun hingga Piala Dunia 2030. Pelatih berusia 62 tahun itu berpotensi menjadi pelatih terlama dalam sejarah Timnas Skotlandia jika mampu menyelesaikan kontraknya. Saat ini, Clarke juga telah mencatatkan rekor sebagai pelatih dengan jumlah pertandingan terbanyak bersama Skotlandia, yakni 76 laga.
Sebelumnya, kontrak Clarke dijadwalkan berakhir usai Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Selama masa kepemimpinannya sejak 2019, Clarke berhasil membawa Skotlandia tampil di tiga turnamen besar, pencapaian terbanyak dibandingkan pelatih-pelatih sebelumnya.
Meskipun demikian, hasil kurang memuaskan di Euro 2020 dan Euro 2024 menjadi catatan penting. Clarke saat ini menargetkan untuk mencatat sejarah sebagai pelatih pertama yang mampu membawa Skotlandia lolos dari fase grup di Piala Dunia 2026.
Skotlandia akan memulai kampanye Piala Dunia dengan menghadapi Haiti di Boston pada 14 Juni, dilanjutkan melawan Maroko pada 19 Juni di kota yang sama. Skotlandia kemudian akan menghadapi Brasil di Miami pada 24 Juni dalam laga terakhir fase grup.
Dalam konferensi pers pertamanya setelah menandatangani kontrak baru, Clarke menegaskan bahwa perkembangan tim yang ia bangun berjalan secara bertahap. “Skuad ini jelas telah berkembang sejak pertama kali saya menangani tim. Saya masih menyimpan daftar skuad pertama yang saya pilih sebagai pengingat sejauh mana kami telah melangkah,” ujar Clarke dikutip dari Sky Sports.
Clarke menambahkan bahwa perubahan dalam tim terjadi secara alami dengan sembilan hingga sepuluh pergantian pemain dari satu turnamen ke turnamen berikutnya. Menurutnya, stabilitas selama tujuh tahun terakhir menjadi kunci kemajuan tim. “Saya rasa terkadang orang ingin perubahan terlalu cepat. Namun, stabilitas yang kami miliki telah menunjukkan bahwa pendekatan ini cukup efektif,” lanjutnya.
Keputusan memperpanjang kontrak itu sebenarnya sempat mengejutkan dari segi durasi. Pada Maret 2025, Clarke sempat menyatakan kemungkinan 75 persen akan mundur setelah Piala Dunia 2026 yang kemudian berubah menjadi 50-50 setahun berikutnya. Perpanjangan selama empat tahun itu membuatnya tetap menjabat hingga melewati usia 66 tahun. Clarke lalu mengungkapkan bahwa dirinya memang menginginkan kontrak jangka panjang.
“Saya selalu berpikir dalam dua turnamen. Setelah Euro 2024, saya mengambil waktu untuk mempertimbangkan masa depan. Melihat potensi skuad dan pemain muda yang mulai berkembang, saya merasa keputusan untuk bertahan adalah yang tepat,” jelasnya.
Sebelum menangani timnas, Clarke dikenal sukses membawa Kilmarnock finis di posisi ketiga Liga Skotlandia dengan rekor poin klub. Clarke juga pernah melatih West Bromwich Albion dan Reading, serta menjadi asisten bagi Ruud Gullit di Newcastle United dan Jose Mourinho di Chelsea.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
