Prof. Tulus Winarsunu (kiri) menerima cenderamata dari Assc. Prof. Bulent Tansel, Ph.D., (Interpol & Forensic Lecture of Istanbul Gelisim University - Turkey) pada acara ICONIC. (Istimewa).
JawaPos.com — Program Studi Doktor (S3) Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan terobosan baru untuk mengakselerasi masa studi mahasiswa.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui ajang International Conference on Mental Health and Intercultural Communities (ICONIC).
Dalam rangkaian acara tersebut, S3 Psikologi UMM menggelar Doctoral Forum bertajuk Mental Health Crossroad: Psychology, Religion, Social, Culture and Community in The Digital World.
Program ini dirancang sebagai ruang pendampingan intensif bagi calon doktor untuk berdiskusi langsung dengan para pakar internasional.
Forum ini bukan sekadar seremoni akademik biasa, melainkan wadah pembinaan penulisan disertasi dan publikasi jurnal bereputasi global.
Melalui skema pendampingan ini, mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan hambatan riset secara lebih terarah.
Ketua Program Studi S3 Psikologi UMM, Prof. Tulus Winarsunu, menegaskan bahwa publikasi ilmiah di jurnal internasional sering menjadi kendala utama kelulusan mahasiswa doktor.
"Konferensi umum biasanya hanya diisi pemaparan materi dari narasumber, lalu selesai. Namun, Doctoral Forum diawali dengan sesi informal," ujar Prof. Tulus.
Melalui forum ini, para kandidat doktor dari berbagai universitas membedah kesulitan riset mereka bersama para ahli.
Materi diskusi mencakup pengembangan model penelitian kualitatif, kuantitatif, analisis statistik, hingga strategi publikasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022