Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Juli 2026 | 22.12 WIB

Kemnaker Respons Keluhan Industri KEK Mandalika, Pelatihan Vokasi Disesuaikan Kebutuhan Pasar

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak perusahaan-perusahaan di KEK Mandalika bergabung dalam platform Program Magang Nasional (MagangHub). (Istimewa) - Image

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak perusahaan-perusahaan di KEK Mandalika bergabung dalam platform Program Magang Nasional (MagangHub). (Istimewa)

JawaPos.com – Kesenjangan antara kebutuhan industri dan kualitas tenaga kerja lokal masih membayangi perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Kondisi itu mendorong Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha melalui program MagangHub dan pelatihan vokasi yang dirancang sesuai kebutuhan riil perusahaan.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak perusahaan-perusahaan di KEK Mandalika bergabung dalam platform Program Magang Nasional (MagangHub) sebagai upaya memperluas serapan tenaga kerja sekaligus mencetak lulusan baru (fresh graduate) yang siap memasuki dunia kerja.

Ajakan tersebut disampaikan Menaker Yassierli dalam diskusi Identifikasi Ketenagakerjaan dan Pelatihan di KEK Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (3/7/2026).

"Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci meningkatkan serapan tenaga kerja, terutama di tengah tingginya jumlah lulusan perguruan tinggi setiap tahun, " katanya.

Untuk memperluas manfaat MagangHub, pemerintah menargetkan peningkatan jumlah peserta menjadi 150 ribu orang pada tahun ini. Usulan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tersebut telah mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

"Saya berharap 150 ribu kuota ini juga dapat dimanfaatkan dan terdistribusi oleh teman-teman di Nusa Tenggara Barat secara merata," kata Menaker.

Menurutnya, MagangHub mendapat respons positif dari peserta maupun perusahaan. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan program pada 2025 yang diikuti 100 ribu peserta, tingkat kepuasan peserta mencapai 86 persen. Sementara itu, tingkat kepuasan perusahaan terhadap kinerja peserta magang juga berada pada kisaran 85 hingga 86 persen.

"Berdasarkan penilaian perusahaan, terjadi peningkatan kompetensi yang signifikan. Hasilnya, sekitar 30 persen peserta langsung ditawarkan untuk terus bekerja dan diangkat sebagai karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang," ujarnya.

Selain membantu meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja, MagangHub juga memberikan manfaat bagi dunia usaha dengan memudahkan perusahaan menjaring talenta yang sesuai dengan kebutuhan. Pemerintah turut memberikan dukungan berupa subsidi serta fasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Menaker berharap kuota 150 ribu peserta MagangHub tahun ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh putra-putri NTB seiring berkembangnya potensi investasi dan pariwisata di kawasan KEK Mandalika.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore