Ilustrasi sekolah rusak di Kabupaten Tangerang. (ANTARA/Azmi Samsul Maarif)
JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) buka suara terkait dengan realisasi anggaran pendidikan yang tidak sampai batas minimum amanat undang-undang sebesar 20 persen, pada tahun 2025.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan salah satu penyebabnya adalah kurang siapnya unit atau Kementerian dalam menjalankan program pendidikan yang menyebabkan anggaran tidak dibelanjakan sesuai rencana.
“Itu harus dilihat kadang ada kendala teknis ini kan. Bisa aja unit yang, departemen yang menjalankan kebijakannya enggak siap seperti itu kan,” ujar Purbaya kepada wartawan di kompleks parlemen, Selasa (14/7).
Purbaya mengatakan, pada tahun 2025 pemerintah harus menghadapi kebutuhan belanja lain yang tidak masuk dalam alokasi anggaran. Ia menjelaskan, salah satunya adalah terkait dengan anggaran penanganan dan pemulihan paska bencana di Sumatera.
“Kadang-kadang begini, belanja sudah segini, tempat lain tiba-tiba naik. Ini kan 20 persen APBN (anggaran pendidikan) nih, tiba-tiba ada kejadian (bencana alam) Aceh misalnya, kan naik (pos anggaran bencana alam) sini. Ini naiknya (pos anggaran pendidikan) kan telat,” ujarnya.
Untuk 2026, pemerintah menargetkan realisasi anggaran pendidikan dapat melampaui 20% dari total belanja negara. Tambahan anggaran akan difokuskan pada sejumlah program prioritas, seperti pembangunan sekolah rakyat, sekolah terintegrasi, rehabilitasi sekolah, hingga penguatan program beasiswa LPDP.
“Kalau kita lihat, kita bikin sekolah rakyat, sekolah terintegrasi, perbaikan sekolah dan lain-lain itu cukup besar. Nanti ada program yang lain lagi apa ya? Panel untuk sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, panel digital, itu cukup banyak biayanya,” ucapnya.
Purbaya melanjutkan, pada tahun 2025 anggaran untuk bidang pendidikan sudah mencapai 19,1 persen dari realisasi belanja negara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
