Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Juni 2026 | 20.34 WIB

Suma UI Diserbu Netizen karena Kecam Kekerasan terhadap LGBTQ, Rektor UI Lakukan Investigasi

Ilustrasi Universitas Indonesia. (Istimewa) - Image

Ilustrasi Universitas Indonesia. (Istimewa)

JawaPos.com – Unggahan Suara Mahasiswa Universitas Indonesia (Suma UI) yang menyoroti kekerasan dan diskriminasi terhadap komunitas LGBTQ menuai kontroversi di media sosial. Menanggapi polemik tersebut, Rektor Universitas Indonesia Heri Hermawan menyatakan bahwa pihak kampus masih melakukan investigasi untuk mencari fakta terkait unggahan tersebut.

"Sedang diinvestigasi untuk fact finding," kata Heri saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (13/6).

Kontroversi bermula dari unggahan akun Instagram Suma UI dalam rangka Pride Month yang menyoroti berbagai bentuk kekerasan yang dialami kelompok queer di Indonesia. Dalam unggahan itu, Suma UI menyebut bahwa peringatan Pride Month menjadi momentum untuk merayakan keberagaman, namun banyak individu queer masih menghadapi stigma dan diskriminasi.

Suma UI mengutip data pencatatan Arus Pelangi melalui Konde.co yang menyebut terdapat 19 bentuk kekerasan yang menimpa 373 individu queer sepanjang periode 2021 hingga 2023. Bentuk kekerasan yang paling sering terjadi antara lain diskriminasi, upaya pengubahan orientasi seksual dan identitas gender (SOGIESC), serta persekusi.

Soroti Kasus di Lingkungan Kampus

Dalam unggahan tersebut, Suma UI juga menyinggung kondisi kebebasan berekspresi bagi komunitas LGBTQ di lingkungan kampus.

Mereka mencontohkan kampanye "Quit Queerphobia" yang pernah dilakukan oleh FIB UI Anti Kekerasan Seksual pada akhir tahun lalu. Menurut unggahan itu, sejumlah poster kampanye yang dipasang di mading kampus sempat mendapat penolakan hingga dirusak.

Selain itu, Suma UI juga menyinggung kasus yang terjadi di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Mereka menyebut seorang pelajar beridentitas queer mengalami persekusi di depan umum pada awal Juni lalu dan dihakimi di hadapan massa.

Menurut unggahan tersebut, intimidasi juga muncul melalui penyebaran poster-poster bernada kebencian terhadap kelompok LGBTQ.

Kaitkan dengan Nilai Pancasila

Suma UI turut mengaitkan isu tersebut dengan peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore