
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Abdul Mu’ti. (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Abdul Mu’ti menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh wisudawan dan wisudawati agar mampu menjadi generasi intelektual yang memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Hal ini diutarakannya dalam acara Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode I Tahun 2026 sesi 2 Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang berlangsung di Auditorium KH. Azhar Basyir, Gedung Cendekia UMJ, Sabtu (23/5).
Dalam sambutannya, Mu’ti mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur atas terselenggaranya wisuda angkatan pertama Tahun 2026 Gelombang Kedua UMJ.
Baca Juga:Di Balik Proses Pemakaman Muhammad Firdaus Akhlan, Jamaah Haji yang Sempat Hilang di Makkah
“Pada kesempatan ini, secara pribadi dan atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah, serta mewakili Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Jakarta, saya menyampaikan selamat kepada Bapak Rektor beserta seluruh jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Jakarta,” ujarnya.
Pria yang menjabat sebagai Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMJ yang juga Sekretaris Umum PP Muhammadiyah ini menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang Sarjana, Magister, hingga Doktor. Menurutnya, wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan titik awal memasuki fase baru kehidupan.
“Wisuda bukanlah sekadar sebuah seremoni, melainkan momentum penting sekaligus titik awal bagi saudara-saudara untuk melangkah menuju perjalanan baru dalam kehidupan dan karier profesional,” tambahnya.
Mu’ti menegaskan bahwa para lulusan memiliki tanggung jawab besar karena telah memperoleh ilmu pengetahuan dan kesempatan yang lebih baik dibanding banyak orang lainnya.
Baca Juga:Jaga Citra Institusi, Polri Tegaskan Penegakan Hukum Lalu Lintas Perlu Transparan dan Humanis
Sebagai Mendikdasmen RI, Ia menyoroti pentingnya kehadiran kaum intelektual dalam menjawab berbagai persoalan bangsa. Mengutip pesan yang kerap disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto, Mu’ti mengatakan bahwa akademisi dan ilmuwan harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi nyata bagi pembangunan bangsa.
“Kita tidak dapat memungkiri bahwa masih banyak persoalan di negeri ini. Namun persoalan tersebut dapat diselesaikan apabila para intelektual hadir dan mengambil peran melalui gagasan, inovasi, dan karya nyata,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan moral kepada para lulusan agar tidak hanya sibuk menyalahkan keadaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Jokowi Dikabarkan Deklarasi jadi Ketum PSI Awal November, KDM Disebut Ikut Pindah Gerbong
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Dari Proyek Televisi ke Liga Champions, Kisah Mirwan Suwarso dan Como 1907
KDM Dikabarkan Bakal Masuk PSI dan Duet dengan Gibran pada Pilpres 2029 Mendatang
Manajer Persipura Pasang Target Tinggi, Enam Poin Jadi Harga Mati di Dua Laga
Prediksi Skor Sevilla vs Osasuna: Los Rojillos Bidik Poin, Rekor Arrasate Jadi Ancaman!
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs PSM Makassar: Juku Eja Paksa Berbagi Poin!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022