Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Perayaan Hari Guru Nasional (HGN) 2025. (Istimewa)
JawaPos.com-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa guru adalah pilar terpenting pembangunan bangsa saat menghadiri Puncak Perayaan Hari Guru Nasional (HGN) 2025.
Dalam acara yang digelar di Jakarta, Jumat (28/11), Prabowo secara langsung menyerahkan Anugerah Guru Indonesia 2025 kepada tiga pendidik berprestasi yang dinilai telah memberi kontribusi besar bagi kemajuan pendidikan nasional.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kemajuan bangsa berakar pada kualitas pendidikan, dan pendidikan yang kuat hanya dapat terwujud melalui guru-guru yang berdedikasi.
“Guru adalah tonggak yang paling penting dalam pembangunan bangsa ini,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Kemendikdasmes, Minggu (30/11).
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden yang untuk kedua kalinya hadir langsung dalam peringatan HGN.
Ia meyakini dukungan Prabowo menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah menempatkan peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru sebagai prioritas utama.
“Ini adalah komitmen kita untuk memajukan pendidikan dan membangun peradaban bangsa,” kata Mu’ti.
Syifa Urrachmah – SLB Negeri Banda Aceh, Provinsi Aceh
Syifa menjadi salah satu penerima penghargaan berkat inovasinya melalui program Komputer Bicara (Kombira), yang membuka akses pembelajaran teknologi bagi siswa tunanetra. Melalui pendekatan demonstratif dan praktik langsung, Syifa berhasil membuat murid-muridnya mahir mengoperasikan komputer secara mandiri.
Ia mengintegrasikan perangkat lunak pembaca layar untuk mendukung akses materi pelajaran dan tugas, sekaligus bekerja sama dengan Pertuni dalam menyusun panduan penggunaan Kombira dalam modul braille.
“Saya bahagia melihat perubahan sikap dan peningkatan kompetensi teknologi murid tunanetra kami,” ujarnya.
Umi Salamah – PKBM Tunas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
Umi Salamah menerima penghargaan atas dedikasinya membuka rumah pribadinya sebagai pusat belajar masyarakat yang belum pernah mengenyam pendidikan formal. Ia fokus mengajar warga buta aksara, mengenalkan huruf demi huruf hingga mampu membaca.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
