
Ilustrasi penyandang disabilitas. (Istimewa)
JawaPos.com - Pendidikan seharusnya menjadi hak mendasar yang bisa dinikmati oleh setiap orang, termasuk para penyandang disabilitas yang memiliki kemampuan setara atau bahkan bisa jadi lebih dari orang kebanyakan dalam prestasi.
Hal ini mestinya tercermin dari fasilitas pendidikan hingga kesempatan karier untuk mereka di dunia kerja juga sama diberikan seperti kepada kebanyakan orang lainnya.
Director & Chief Legal, Risk and Compliance Officer MAMI, Justitia Tripurwasani mengatakan, banyak anak penyandang disabilitas yang berprestasi dalam berbagai bidang yang mereka tekuni. Terbukti saat dirinya mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Harapan Ibu di Kemayoran, Jakarta Pusat.
Dalam kunjungannya, tampak berbagai piala dari kejuaraan lomba terpampang di sekolah tersebut. Ada juga berbagai rupa kerajinan tangan seperti celengan yang cantik dipajang.
"Mereka ini banyak prestasinya, loh. Para penyandang disabilitas ini punya kelebihannya tersendiri," ujarnya.
Justisia juga menyebut bahwa di MAMI sendiri sudah menerima pegawai dari penyandang disabilitas dengan kinerja yang tak kalah dengan pegawai lainnya yang non-disabilitas.
Oleh karena itu, akses pendidikan untuk para penyandang disabilitas menurutnya perlu juga diberikan secara maksimal. Ia meyakini bahwa melalui pendidikan, perubahan bisa diciptakan dan mewujudkan masa depan yang lebih baik.
Sayangnya beragam kendala sering menjadi penghambat, mulai dari kondisi infrastruktur yang tak memadai hingga kekurangan alat penunjang belajar yang layak.
Oleh karena itu, di tahun pertamanya atau tepatnya di 2024, program Anak Asuh Sinambung dilakukan MAMI sebagai bagian dari program-program Corporate Social Responsibility (CSR) telah membantu 135 siswa Sekolah Dasar (SD) di beberapa wilayah antara lain SDN Cicadas di Sukabumi, SDN 2 Nagayati di Lebak Banten, SDN Jampang 01 di Bogor, serta SDN 1 Teluk dalam Aceh. Anak-anak sekolah tersebut akan menerima bantuan perlengkapan sekolah hingga tahun 2027.
Di tahun ini, program Anak Asuh Sinambung menargetkan siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sebanyak 170 siswa dari beberapa sekolah akan menerima bantuan yang sama hingga 2028. Sekolah-sekolah tersebut yaitu SMP Djojoredjo Putat Nutug di Bogor Jawa Barat, SD Luar Biasa Harapan Ibu, DKI Jakarta, SD Negeri Maumolo Nusa Tenggara Timur, dan SD Negeri Sawe Suma di Papua.
Bantuan berupa tas, sepatu, seragam, alat tulis, dan kebutuhan belajar lainnya ini telah diberikan secara konsisten selama tiga tahun berturut-turut, sebagai bagian dari komitmen MAMI untuk mendukung akses pendidikan yang lebih baik.
"Setiap langkah kecil yang kami ambil hari ini adalah bagian dari perjalanan besar menuju perubahan. Kami percaya bahwa dengan konsistensi dan kepedulian, dampak positif akan terus bergulir," ucapnya.
"Ke depan, MAMI berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang tidak hanya membantu, tetapi juga menginspirasi dan memberdayakan masyarakat agar tumbuh bersama," pungkas Justitia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
