Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Agustus 2025 | 04.45 WIB

Masa Kuliah adalah Golden Time, Kata Mendiktisaintek

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam acara Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2025, (Hikmia/Jawapos) - Image

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam acara Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2025, (Hikmia/Jawapos)

JawaPos.com – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengimbau agar masa kuliah tidak hanya diisi dengan belajar. Lebih dari itu, di masa-masa ini mahasiswa juga diminta membangun hal esensial lain untuk masa depan. 

Hal ini disampaikan Brian dalam acara Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2025, yang mempertemukan hampir 300 Tanoto Scholars, penerima beasiswa TELADAN Tanoto Foundation) dari seluruh Indonesia. Menurutnya, di kampus lah, para mahasiswa dapat membangun jejaring, karakter, dan visi hidup. Karenanya, dia berpesan agar mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengembangkan diri secara optimal.

"Masa kuliah adalah golden time, manfaatkanlah sebaik mungkin," ujar Brian dalam keterangan resminya Kamis (31/7). 

Selain itu, dia juga membagikan 12 karakter untuk menjadi sukses. Yakni, keinginan kuat, keyakinan, sugesti diri, pengetahuan khusus, imajinasi, perencanaan terorganisir, keputusan tegas, kerja keras, tekun, gigih, kekuatan kelompok, pikiran bawah sadar, otak sebagai pemancar dan penerima, serta miliki the sixth sense. Indra keenam ini bukan dalam hal mistis. Tapi dalam hal membangun intuisi, baik dalam mengantisipasi kesempatan dan tantangan di bidang pendidikan, sains, dan teknologi.

"Ini adalah karakter-karakter yang dirangkum dari orang-orang berhasil," sambungnya. 

Tak hanya itu, Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) ini juga mengajak mahasiswa peserta TSG 2025 untuk menjadi manusia yang tidak hanya baik dalam intelektual, namun juga berintegritas dan berdampak bagi masyarakat. 

Dia menegaskan, saat ini, Indonesia membutuh orang-orang pintar, yang menghasilkan terobosan dan berdampak mengubah kualitas hidup masyarakat. Bukan sekadar kompeten, tapi juga relevan dan kontributif. 

Senada, CEO Tanoto Foundation, Benny Lee menekankan agar Tanoto Scholars menjadi pemimpin yang berdampak. Karenanya, TSG digelar dengan harapan bisa membentuk para penerima beasiswa TELADAN menjadi pemimpin panutan.

"Sebagai calon pemimpin masa depan, Tanoto Scholars tidak hanya menjadi contoh, tetapi juga harus mampu menjdai pemimpin yang berdampak. Ada tanggung jawab untuk membawa kemajuan bagi masyarakat," ungkapnya. 

Sebagai informasi, program beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa di 10 perguruan tinggi mitra Tanoto Foundation. Yakni, IPB University, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Sumatera Utara, Institut Teknologi Bandung, Universitas Hasanuddin, Universitas Mulawarman, dan Universitas Riau.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore