
Institut Teknologi Sepuluh Nopember. (Humas ITS)
JawaPos.com–Selain Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, juga menjadi PTN favorit. Belasan bahkan puluhan ribu pelajar bersaing setiap tahunnya untuk bisa diterima di ITS.
Tidak terkecuali pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), yang sudah dibuka sejak Selasa (4/2) pukul 15.00 WIB. Pada 2024 misalnya, sebanyak 13.937 siswa mendaftar ITS melalui SNBP.
Dari angka tersebut, 1.556 pendaftar diterima sebagai mahasiswa baru ITS jalur SNBP 2024. Melansir dari laman https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/, pada SNBP tahun ini, ITS menyediakan total 56 program studi.
Seleksi nasional berbasis rapor (non tes) ini akan dibuka selama dua pekan hingga Selasa (18/2). Tidak semua siswa kelas 12 bisa mendaftar SNBP. Jalur ini hanya diperuntukkan untuk mereka yang eligible.
Oleh karena itu, perlu pertimbangan yang matang sebelum memutuskan untuk memilih program studi maupun universitas. Mulai dari data tampung hingga bagaimana persaingan program studi incaran harus dipahami.
Berdasar laman resmi SNPMB, berikut daftar program studi paling ketat di SNBP 2024 Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Keketatan: 4,19 persen
Daya tampung SNBP 2025: 60
Keketatan: 5,42 persen
Daya tampung SNBP 2025: 42
Keketatan: 5,84 persen
Daya tampung SNBP 2025: 24
Keketatan: 5,78 persen
Daya tampung SNBP 2025: 40
Keketatan: 6,22 Persen

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
