
LPPM Untag Surabaya menggelar workshop penelitian yang diikuti dosen Untag di Auditorium lantai enam Gedung R. Ing. Soekonjono.
JawaPos.com–Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar workshop dengan tema Peningkatan Kompetensi Dosen Dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Menuju Perguruan Tinggi Klaster Mandiri. Kegiatan itu diikuti dosen Untag Surabaya di Auditorium lantai enam Gedung R. Ing. Soekonjono.
Acara workshop itu menghadirkan Direktur Direktorat Riset Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Direktorat Jenderal Pendidikan Riset dan Teknologi Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr. Ketua LPPM Untag Surabaya Aris Heri Setiawan mengatakan, kegiatan itu upaya menuju target perguruan tinggi di klaster mandiri.
”Dalam mencapai tujuan tersebut, tentunya seluruh civitas akademika harus menyatukan strategi dan sinergi bersama agar target mencapai klaster mandiri tercapai,” ujar Aris Heri Setiawan.
Selain target menjadi klaster mandiri, Aris menambahkan, kegiatan itu menjadi modal awal untuk pendampingan peningkatan kualitas yang menjadi tolak ukur kinerja lembaga perguruan tinggi. ”Tahun ini, kami menargetkan peningkatan peringkat sinta Untag Surabaya dengan mewadahi para dosen mengikuti klinik penyusunan proposal hibah,” lanjut Aris Heri Setiawan.
Rektor Untag Surabaya Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M, CMA., CPA berharap kehadiran Prof. Faiz sebagai narasumber dapat menjadi motivasi segenap civitas akademika Untag Surabaya dalam hal peningkatan kualitas riset dan penelitian.
”Sebagai kampus nasionalis, Untag Surabaya menyambut sangat baik kedatangan Prof. Faiz untuk berbagi ilmu terutama untuk seluruh dosen di Untag Surabaya. Semoga motivasi yang diberikan Prof. Faiz dapat menjadi penyemangat meningkatkan penelitian tahun ini,” tutur Mulyanto Nugroho.
Prof. Nugroho juga berpesan untuk selalu bergotong royong demi mencapai target perguruan tinggi di klaster mandiri dalam hal penelitian dan riset.
”Target selanjutnya setelah Untag Surabaya sudah menjadi unggul, kami berharap dapat mencapai klaster mandiri. Saya berpesan kepada seluruh civitas akademika untuk bergotong royong dan bersinergi demi mencapai target tersebut,” ucap Prof. Nugroho.
Prof. Faiz menyampaikan, kontribusi dari perguruan tinggi dinilai penting dalam menghasilkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia dari riset dan penelitian.
”Kegiatan ini semoga menjadi wadah untuk mengembangkan kualitas dosen dalam peningkatan kualitas riset yang akan dilakukan. Karena dengan peningkatan kualitas riset, maka akan bermanfaat bagi bangsa ketika riset tersebut menghasilkan teknologinya,” ujar Prof. Faiz.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
