Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Desember 2022 | 00.00 WIB

Riset Bidang Seni dan Desain, Apakah Perlu?

Ilustrasi: Pameran seni rupa (JawaPos). - Image

Ilustrasi: Pameran seni rupa (JawaPos).

JawaPos.com- Jakarta, Ilmu serta tren di bidang seni dan desain mengalami perubahan yang begitu pesat. Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Anindyo Widito mengatakan, untuk merespon perkembangan seni dan desain yang dinamis tersebur, diperlukan kolaborasi riset banyak pihak.

Pesan tersebut dia sampaikan dalam International Conference Dialogue Art dan Design (IC-DAD) bertajuk Transcultural Dialogue on Art and Design yang digelar secara virtual sampai hari ini (7/12). Anindiyo mengatakan dalam forum seminar seperti itu, bisa mempertemukan pihak-pihak yang terkait dengan perkembangan seni dan desain.

"Mulai dari seniman, desainer, kurator, sampai peneliti dari berbagai disiplin ilmu dan perguruan tinggi," katanya. Melalui pertemuan tersebit, diharapkan bisa terjalin kolaborasi. Sehingga bisa merespon perkembangan seni dan desain yang begitu pesat. Baik di dalam negeri, maupun secara internasional.

Dia menambahkan seminar internasional yang digelar kali ini fokus pada wacana dan praktik transkultural. Baik itu dari kacamata estetika, sejarah, teknologi, hingga politik identitas. "Kegiatan ilmiah ini mempertemukan seniman, desainer, kurator, peneliti dari berbagai disiplin ilmu untuk merefleksikan praktik seni rupa dan desain dalam kontak lokal dan global," jelasnya. Anindiyo berharap seminar tingkat internasional ini dapat terus berkesinambungan.

Pada sisi lain, dia mengatakam seminar Internasional ini membangun discourse analisys dalam menyikapi eksistensi seni rupa yang selama ini seakan berpusat di Barat. Atau sering dikenal sebagai Euro-Amerika sentrisisme. Salah satu narasumber yang dihadirian adalah Rektor IKJ Indah Tjahyawulan.

Menurut dia, dari berbagai kajian, pemikiran, gagasan dan kritik baik yang disampaikan para narasumber dan article ilmiah dari peserta seminar diharapkan dapat mengcounter pandangan tersebut. "Berangkat dari pemikiran tersebut, Seminar Internasional menghadirkan kajian-kajian dari para akademisi, peneliti, perupa yang memiliki fokus pada wacana transkultural dalam praktik seni," paparnya. Mulai dari seni rupa, dan kerajinan, desain komunikasi visual, desain interior hingga fashion. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore