Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Juli 2021 | 20.06 WIB

Tahun Ajaran Baru Kompak Virtual, Arahan Nadiem Ditunggu

Sejumlah siswa saat melakukan belajar tatap muka di SDN Pondok Labu 14 Pagi di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (04/06/2021). Kegiatan belajar tatap muka ini diikuti 50 persen dari total siswa untuk setiap kelas guna mengantisipasi penyebaran virus Covid- - Image

Sejumlah siswa saat melakukan belajar tatap muka di SDN Pondok Labu 14 Pagi di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (04/06/2021). Kegiatan belajar tatap muka ini diikuti 50 persen dari total siswa untuk setiap kelas guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-

JawaPos.com – Lembaga pendidikan di wilayah pemberlakuan PPKM darurat kompak mengawali tahun ajaran baru secara virtual kemarin (12/7). Tidak ditemukan laporan sekolah maupun madrasah yang nekat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM), khususnya di Jawa dan Bali.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa madrasah ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, mengumumkan menggelar kegiatan belajar-mengajar (KBM) tatap muka di kelas. Menurut pengumuman itu, KBM dimulai pada 15 Juli dan siswa tidak mengenakan seragam sekolah. Waktu KBM diatur pukul 07.30–10.00 WIB dengan sistem pembagian kelompok.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi menegaskan, rencana itu sudah dibatalkan pengelola madrasah. "MI-nya sudah dikonfirmasi dan diperingatkan kepala kantor Kemenag setempat. Agar menaati ketentuan prokes sebagaimana diatur dalam surat edaran Dirjen Pendis Kemenag," katanya kemarin (12/7).

Pengamat pendidikan Indra Charismiadji menuturkan, PPKM darurat di Jawa, Bali, dan 15 daerah lain membuyarkan rencana pemerintah untuk menjalankan PTM terbatas awal tahun pelajaran 2021–2022. Dalam berbagai kesempatan, Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menyebutkan bahwa dampak negatif pada peserta didik akan semakin besar tanpa PTM terbatas. "Seperti learning loss, kesenjangan capaian pembelajaran, anak stres, dan lainnya," ujarnya.

Baca juga: PPDB DKI 2021 Jalur Zonasi Dibuka Besok untuk SMP-SMA

Indra berharap Kemendikbudristek segera membentuk semacam pusat komando pendidikan. Dengan begitu, bisa diketahui kondisi terkini proses pembelajaran di seluruh wilayah.

Menurut anggota Komisi IX DPR Ferdiansyah, hingga kini, belum ada arahan dari Mendikbudristek soal pembelajaran di masa PPKM darurat. Padahal, arahan Nadiem sangat dinantikan banyak pihak.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore