
Photo
JawaPos.com - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) meragukan kapabilitas 5 aplikasi pembelajaran online yang bisa diakses oleh kuota belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud).
Atas hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin), Hasan Chabibie pun mengatakan bahwa aplikasi yang tercantum bisa berubah dan terus di update seiring waktu.
"Aplikasi yg digunakan tidak masuk daalm kuota belajar, ini akan terus bergerak aplikasinya. Pusdatin bersama-sama akan melaksanakan update tersebut" ungkap dia pada Bincang Pendidikan dan Kebudayaan secara virtual, Selasa (29/9).
Untuk peserta didik maupun pendidik yang telah menerima kuota gratis dan tidak menemukan aplikasi yang biasa digunakan untuk sumber bahan belajar, dapat menggunakan kuota umum. Namun, penggunaannya juga perlu dibatasi, karena kuota yang disediakan tidak sebanyak kuota belajar. "Bisa menggunakan kuota umum terlebih dahulu," ujarnya.
Bagi pihak yang memiliki aplikasi untuk memfasilitasi pembelajaran daring pun dapat mengusulkan kepada Kemendikbud. Adapun, pencatuman aplikasi yang terdaftar itu berdasarkan penggunaan selama beberapa waktu terakhir.
"Pada saat menyusun itu kami memang hanya memantau (aplikasi) apa yang biasa dipakai belakangan, itu akan kami evaluasi terus, kami terima surat bahwa ada list aplikasi yang masuk, penentuannya adalah yang biasa dipakai, kalau mau masukan aplikasi bisa hubungi kita," ungkapnya.
Sebelumnya, Wasekjen FSGI Fahriza Marta Tanjung mengatakan ada 5 aplikasi yang diragukan karena tingkat download yang tergolong sedikit. Mulai dari aplikasi Aminin, AyoBelajar dan Birru, Eduka, dan Ganeca Digital. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=JFmzR3628iU

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
