Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Agustus 2020 | 01.34 WIB

PBNU Beri Pernyataan Tetap Ikut POP Kemendikbud

Mendikbud Nadiem Makarim mengunjungi Kantor Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU), Jakarta, Rabu (12/8).(Saifan Zaking/ JawaPos.com) - Image

Mendikbud Nadiem Makarim mengunjungi Kantor Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU), Jakarta, Rabu (12/8).(Saifan Zaking/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Katib Aam Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf memberikan pernyataan akan tetap berada dalam Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pihaknya juga mendukung dan mengikuti arahan dari Mendikbud Nadiem Makarim.

"NU menegaskan jika tetap ikut serta di dalam Program Organisasi Penggerak. Dan Rais Aam menegaskan kembali arahan beliau (Nadiem) bahwa Nahdatul Ulama harus terus bekerja sama erat dengan Kemendikbud," ungkap Yahya Cholil Staquf di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (12/8).


Pelaksanaan POP yang akan berlangsung pada Januari 2021 ini diharapkan juga mendapatkan dukungan dari masayarakat. Menurut dia, program ini adalah langkah yang baik.

"Banyak hal yang tadi sudah dibicarakan bersama dan ada banyak rencana kerja sama antara Kemendikbud bersama NU, dan akan terus kita tindak lanjuti," tuturnya.

Dia menyayangkan terkait sikap PBNU yang menjadi permasalahan publik. Padahal, menurut dia, hal itu tidak perlu dibesar-besarkan. "Kemarin ada yang menaganggapi kontroversi, yang sebetulnya tidak. Kembali, NU menegaskan jika tetap ikut serta di dalam Program Organisasi Penggerak," jelas Yahya.

Sebagai informasi, Nadiem mendatangi Kantor PBNU, Jakarta Pusat pada Rabu (12/8) siang pukul 13.00 WIB. Nadiem menemui Rais Aam PBNU, K.H. Miftahul Akhyar dan pengurus lainnya.

Pertemuan itu membahas isu pendidikan di Indonesia hingga POP. Petemuan itu berlangsung lebih dari satu jam atau sampai pukul 14.20 WIB. "Mohon dukungan dan doa restu. Beliau (Nadiem) membicarakan, menerangkan banyak hal kepada Rais Am tentang gagasan-gagasan inovasi pendidikan yang sedang beliau kerjakan," tutup Yahya Cholil Staquf.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=_G03Xrdt4_U

https://www.youtube.com/watch?v=jOdMR0iVr_U

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore