
Presiden Joko Widodo berkomitmen penuh dalam hal penelitian. Terbukti, pemerintah bakal menaikkan anggaran penelitian hingga 50 Kali lipat.
JawaPos.com – Pemerintah berencana menaikkan dana abadi penelitian mulai tahun 2020 hingga tahun 2024 mendatang. Tak tanggung-tanggung, dalam kurun waktu lima tahun itu, kenaikan dana abadi penelitian ditargetkan mencapai lima puluh kali lipat.
“Riset (naik) dari Rp 1 Triliun ke Rp 50 Triliun,” kata Deputi II Kepala Staf Kepresidenan, Yanuar Nugroho dalam diskusi di Aula Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, kamis (14/3).
Dia menjelaskan, kenaikan tersebut merupakan bentuk komitmen Presiden Joko Widodo untuk memajukan dunia penelitian. “Komitmen pemerintah untuk majukan riset. Karena kita tahu riset ini penting,” imbuhnya.
Selain itu, lanjutnya, Presiden tidak puas dengan skema penelitian yang ada saat ini. Di mana masing-masing Kementerian/Lembaga memiliki dana penelitian yang besar, namun tidak jelas hasilnya.
“Kemarin dengar bagaimana presiden sempat mengritik mengapa dana penelitian kita yang Rp. 25 triliun itu tersebar di sejumlah kementerian. Jadia Ini akan ditata kembali, plus ditambah,” tuturnya.
Untuk diketahui, dana abadi penelitian merupakan dana bersumber Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang dikelola sebagai dana abadi. Sehingga nantinya, hanya pendapatan atas hasil pengelolaannya saja yang dapat digunakan untuk program penelitian.
Semakin besar dana yang dikelola, maka pendapatan yang bisa digunakan juga lebih besar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
