
RIP: Syahrie Anggara.
JawaPos.com - Pelajar Indonesia asal Bengkulu yang tengah menempuh pendidikan di University of Leicester, UK, Syahrie Anggara, meninggal dunia di Turin, Italia pada Jumat (22/9). Sejak seminggu sebelumnya, Syahrie telah dirawat di rumah sakit Molinette, Turin, Italia setelah mengalami hipotermia.
Syahrie mengidap hipotermia saat mendaki Mont Blanc, gunung yang berada di wilayah Italia dan Prancis. Saat ditemukan oleh regu penyelamat, Syahrie mengalami hipotermia parah dengan suhu tubuh 24 °C. Kemudian dievakuasi menggunakan helikopter dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Syahrie yang meninggal di usia 24 tahun tersebut merupakan awardee Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) PK-30. Almarhum juga menjabat selaku Direktur Kreatif RAPID PPI UK dan menjadi relawan masjid Quba Leicester. ’’Tidak ada lagi yang mengetuk pintu kamar saya untuk salat berjamaah,’’ ujar Hasim, sahabat Syahrie yang datang langsung ke Turin untuk ikut mengurus jenazah Syahrie.
Jenazah Syahrie diurus oleh KBRI Roma sebelum menunggu orang tua Syahrie datang langsung dari Indonesia. Sebelumnya, Rapid PPI UK juga melakukan penggalangan dana untuk keluarga Syahrie yang digunakan untuk biaya perjalanan orang tua Syahrie ke Italia.(*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
