Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Juni 2017 | 04.39 WIB

Mahasiswa Universitas Ini Garap Ide Bisnis Perawatan Pria

PARIPURNA: Reza Pratama memijat tangan Jordi Johanes (duduk) dan Resha menata rambut. Man & Care ini merupakan salah satu ide bisnis mahasiswa Jurusan International Business Management Universitas Ciputra. - Image

PARIPURNA: Reza Pratama memijat tangan Jordi Johanes (duduk) dan Resha menata rambut. Man & Care ini merupakan salah satu ide bisnis mahasiswa Jurusan International Business Management Universitas Ciputra.


JawaPos.com – Ide bisnis bisa datang dari mana saja. Yang penting jeli membaca dan mengambil peluang. Gagasan Johan Pratama, Reza Pratama, dan Resha Febryandana ini, misalnya. Para mahasiswa Jurusan International Business Management (IBM) Universitas Ciputra tersebut berinovasi dengan menghadirkan ide bisnis perawatan untuk pria.



Johan mengatakan, pria membutuhkan perawatan wajah dan tubuh. Hanya, laki-laki kerap kali gengsi pergi ke salon. Itu memang bisa dimaklumi. Sebab, ketika laki-laki pergi ke salon, yang akan muncul adalah stigma negatif. ”Malu, alay, macam-macam,” katanya.



Karena itu, Johan dan rekan-rekannya menggagas Man & Care. Jasa perawatan wajah tersebut memang dihadirkan untuk pria. Dengan begitu, pria bisa lebih percaya diri ketika akan menjalani perawatan.



Apalagi, pria terkadang tidak mengalokasikan waktu khusus untuk ke salon. Banyak pekerjaan, ribet saat ke salon, dan makan waktu menjadi alasan yang sering dilontarkan para pria. ”Lewat Man & Care, perawatan jadi lebih simpel, hemat waktu,” terangnya.



Ide bisnis tersebut merupakan bagian dari mata kuliah entrepreneurship 2 (E2). Mata kuliah itu mengajak mahasiswa untuk mencari permasalahan nyata di kehidupan sehari-hari. Mereka diminta untuk memilih salah satu permasalahan, lalu melakukan riset pasar. Baik tentang potensi maupun SWOT (strengths, weaknesses, opportunities and threats) pesaing-pesaing yang berkecimpung di bidang usaha tersebut.



Mahasiswa menggunakan data-data riset tersebut untuk merumuskan sembilan blok dalam business model canvas (BMC). BMC dites di pasar atau kepada calon target pasar. ”Konsep kita maskulin dan nyaman. Suasana dan arsitektur juga mendukung. Yang penting, pria banget lah,” ujarnya. (puj/c7/nda)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore