
Kepala Departemen ESL FEM IPB, Aceng Hidayat (paling depan) disela-sela persiapan ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA).
JawaPos.com - Program studi sarjana (S1) Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan di bawah Departemen ESL, Fakultas Ekonomi Manajemen, Institut Pertanian Bogor (IPB) akan menambah jumlah program studi (prodi).
Berkaitan dengan ini, ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA) melakukan asesmen sebagai bagian dari penilaian akreditasi Internasional. Asesmen dilakukan mulai Selasa (30/5) hingga Kamis (1/6).
Rektor IPB, Herry Suhardiyanto mengatakan, kampusnya selalu berkomitmen dalam peningkatan mutu pendidikan. Proses penilaian akreditasi dari AUN-QA ini, kata dia, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di IPB yang tidak hanya diakui secara nasional, melainkan di tingkat regional dan international.
"Mengingat sistem penilaian AUN-QA menggunakan basis penjaminan mutu (Quality Assurance)," ujar dia dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Jumat (2/6).
Herry menjelaskan, tim yang melakukan assessment di prodi sarjana Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan adalah Assoc. Prof. Dr. Ornsiri Cheunsuang dari Chulalomgkorn University Thailand , serta Prof. Dr. Suzeini Binti Abd Halim dari University of Malaya Malaysia.
"Prodi sarjana Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan FEM IPB merupakan satu-satunya Prodi di Asia Tenggara," tambah dia.
Hal senada diutarakan Ketua Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (ESL), Aceng Hidayat. Aceng berharap kegiatan ini bisa memotivasi seluruh program studi di IPB agar memiliki kualifikasi standar internasional.
"Visitasi ini akan dilakukan dari tanggal 30 Mei hingga 1 Juni untuk memastikan kesesuaian standar proses pelaksanaan pendidikan, sistem manajemen, sumber daya manusia, sarana dan fasilitas dengan standar AUN-QA," cetus dia.
Selain AUN QA, setahun lalu Prodi Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan mendapatkan kembali Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
“Untuk lolos AUN QA harus mencapai limit akreditasi 4 ke atas. Hasil akreditasi dapat menjadi parameter bagi mahasiswa mancanegara,
khususnya dari negara ASEAN umtuk melanjutkan pendidikan di Prodi Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan IPB,” tambah Doktor lulusan Humbolt University of Berlin German ini.
Sebagai informasi, IPB telah tiga kali di-asesmen oleh AUN-QA yaitu pada tahun 2013, 2014 dan 2016 sudah sepuluh Departemen yang sudah mendapat sertifikasi AUN-QA.
Sepuluh Departemen itu adalah Agronomi dan Hortikultura, Proteksi Tanaman, Budidaya Perairan, Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan.
Kemudian Sains Komunikasi Pengembangan Masyarakat, Gizi Masyarakat, Silvikultur, serta Ilmu Ekonomi dan Agribisnis.(mam/JPG)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
