
Cara Meningkatkan Kemampuan Berbicara di Muka Umum
JawaPos.com – Sejak Senin (6/2) hingga hingga 24 Februari mendatang, SMP Ulul Albab Sidoarjo menggelar bulan bahasa. Sekolah yang berada di Jalan Bebekan Masjid, Taman, itu mengadakan berbagai kegiatan.
Ada storytelling bahasa Inggris dengan beragam cerita, lomba pidato bahasa Arab, serta cerdas cermat bahasa Arab dan Inggris. Ada lomba sing your song, yakni bernyanyi dengan mengubah lirik lagu berbahasa Indonesia ke bahasa Arab dan Inggris. Kemudian, ada juga kejuaraan yel-yel yang menggunakan dua bahasa asing tersebut.
Seluruh siswa di sana saling berkompetisi. Segala bentuk pembelajaran bahasa yang dilakukan rutin setiap Senin dan Jumat menjadi modal tersendiri bagi mereka untuk bersaing dalam kompetisi itu. ’’Dalam bulan bahasa ini, pembelajaran berkomunikasi di hadapan publik jelas bisa didapatkan siswa,’’ jelas guru bahasa Inggris Masruro Nurita Sari.
Terutama yang berkaitan dengan pembelajaran mental saat berada di hadapan umum. Misalnya, lomba yel-yel. Selain merangkai kata-kata penyemangat yang menarik, mereka harus membuat koreografi yang menarik perhatian. Jika tidak percaya diri, mereka pasti tampil seadanya dan tidak maksimal. ’’Dengan adanya bulan bahasa setiap tahun secara rutin ini, tingkat PD (percaya diri) mereka diharapkan meningkat,’’ kata Masruro.
Jika percaya diri tumbuh dan mental terlatih, siswa akan tampil maksimal dalam kondisi apa pun. ’’Tidak ada lagi kata takut mimbar, demam panggung, atau tangan dan kaki gemetar,’’ ungkap Masruro.
Selain digelar beragam kompetisi, pada bulan bahasa, seluruh siswa di sana diwajibkan menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Arab setiap hari. Mulai pukul 07.00 hingga pukul 12.00. Siswa yang terpantau paling taat menggunakan kedua bahasa tadi akan mendapat apresiasi tersendiri. ’’Yang membantu memantau mereka adalah teman-teman mereka sendiri yang tergabung dalam Language Improvement for Student (LIS),’’ ucap Masruro.
LIS itu merupakan organisasi semacam OSIS, namun berfokus pada segala bentuk kegiatan yang berkaitan dengan bahasa. Hasil pantauan LIS akan diserahkan kepada guru sebagai bahan penilaian. ’’Kami mengelola hal yang berkaitan dengan bahasa,’’ ujar Ketua LIS Dimas Bayu Nugraha. (uzi/c23/dio/sep/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
