
Seputar Aplikasi yukBlajar
PENGGUNAAN teknologi akan membantu guru belajar mengenai model-model pembelajaran ke depan. Semua model pembelajaran nanti memanfaatkan kemajuan teknologi. Hal itu disampaikan oleh Kepala SMP Islam Al Azhar 13 Surabaya Hendro Yulius Suryo Putro.
Sebelum upload materi, Hendro mengatakan bahwa setiap guru akan dilatih menggunakan aplikasi tersebut. Pelatihan yang dilaksanakan sebulan sekali itu secara otomatis menambah ilmu guru.
Untuk pelatihan pemasukan data, SMP Islam Al Azhar 13 tidak sendiri melaksanakannya. Mereka dipandu langsung oleh pembuat aplikasi. Yakni, Achmad Holil Noor Ali, salah seorang dosen di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). ”Pak Holil yang mengajari guru memasukkan data. Nah, materi pembelajaran semuanya diserahkan kepada guru,” jelasnya.
Kolaborasi dengan perguruan tinggi itu memang sudah lama dilakukan SMP Al Azhar 13. Kerja sama tersebut, antara lain, berkaitan dengan pengembangan metode pendidikan terbaru.
Holil mengatakan cukup bangga ketika aplikasi yang semula dirinya buat iseng untuk putranya yang masih SD bisa diaplikasikan ke satu sekolah secara menyeluruh. ”Seneng rasanya bisa melihat siswa semakin aktif menggunakan aplikasi ini saat belajar,” tuturnya.
Selain membuat siswa lebih aktif, lanjut dia, aplikasi itu berfungsi mengembalikan guru sebagai regulator dalam pembelajaran di kelas. Hal itu sesuai dengan harapan Kurikulum 2013 (K-13) yang saat ini diterapkan secara nasional.
Holil berharap, ke depan selain SMP Islam Al Azhar 13, aplikasi tersebut bisa diterapkan di beberapa sekolah yang membutuhkan. Dia memastikan, penggunaan aplikasinya dalam dunia pendidikan tidak akan ditarik biaya alias gratis.
”Saya siap membantu untuk memberikan pelatihan meng-upload data. Sementara itu, pihak guru dari SMP Islam Al Azhar 13 siap membantu untuk menyiapkan materi pelajaran,’’ katanya.
Rencananya, dia meningkatkan kapasitas dan menambah fitur aplikasi yukBlajar. Dengan begitu, pembelajaran akan semakin menarik. ”Mungkin tampilan fitur diperbarui agar semakin fresh dan dekat dengan siswa,” tuturnya.
Untuk kapasitas aplikasi, Holil tetap mempertahankan keringanan yukBlajar. Yakni, hanya sebesar 1,8 Mb. Tujuannya, aplikasi tersebut mudah diakses siapa pun. Dengan demikian, aplikasi tetap optimal digunakan. (elo/c7/jan/sep/JPG)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
