Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 September 2025 | 18.47 WIB

IBI Kosgoro dan Telkom Indonesia Perkuat Transformasi Digital di Dunia Pendidikan Tinggi

Digitalisasi pendidikan di sektor perguruan tinggi semakin tidak bisa ditawar. (Københavns Universitet) - Image

Digitalisasi pendidikan di sektor perguruan tinggi semakin tidak bisa ditawar. (Københavns Universitet)

JawaPos.com - Digitalisasi di dunia pendidikan tinggi Indonesia semakin tidak bisa ditawar. Pandemi beberapa tahun lalu menjadi titik balik, ketika hampir semua kampus dipaksa beradaptasi dengan pembelajaran daring. 

Kini, tantangannya justru lebih besar: bagaimana perguruan tinggi tidak hanya menyediakan kuliah online, tetapi juga membangun ekosistem digital yang menyeluruh, mulai dari manajemen akademik, riset, hingga hubungan dengan dunia industri.

Tren ini semakin relevan mengingat tuntutan dunia kerja yang berubah cepat. Banyak perusahaan kini mencari lulusan dengan keterampilan digital, seperti data analytics, keamanan siber, artificial intelligence (AI), dan digital marketing. 

Sementara itu, laporan Bank Dunia menyoroti bahwa kesenjangan antara kebutuhan industri dengan kompetensi lulusan masih cukup lebar. Kondisi ini membuat perguruan tinggi didorong untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga menyiapkan mahasiswa pada ekosistem ekonomi digital yang sedang tumbuh pesat.

Dalam konteks itu, Institut Bisnis Kosgoro 1957 (IBI Kosgoro) mengambil langkah konkret dengan menggandeng Telkom Indonesia untuk memperkuat transformasi digital di lingkup kampus. Kedua pihak baru saja menandatangani kontrak senilai Rp 1,1 miliar untuk menghadirkan layanan konektivitas dan sistem penunjang pembelajaran berbasis teknologi.

Menurut Rektor IBI Kosgoro, Dr. H. Haswan Yunaz, kolaborasi ini bukan sekadar soal jaringan internet, melainkan juga membangun fondasi ekosistem pendidikan yang siap menjawab kebutuhan era digital. 

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk pengembangan bisnis dan inovasi,” ujarnya belum lama ini di Jakarta.

Di sisi lain, Telkom Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan melalui penyediaan teknologi terkini. Executive Vice President Telkom Regional 2, Edie Kurniawan, menyebut kampus perlu lebih dekat dengan perkembangan seperti artificial intelligence (AI), keamanan siber, dan Internet of Things (IoT). 

“Mahasiswa harus terbiasa dengan praktik langsung. Karena itu, kami juga membuka peluang magang berbasis use case agar mereka siap masuk ke ekosistem bisnis digital,” katanya.

Kerja sama ini diyakini mencerminkan kebutuhan mendesak dunia pendidikan untuk mempersempit kesenjangan dengan dunia industri. Dengan adanya kolaborasi ini, IBI Kosgoro berharap mahasiswanya bisa mengakses pengalaman lebih luas, mulai dari kuliah umum bersama praktisi Telkom hingga peluang internship di bidang digital marketing maupun pengembangan ekosistem bisnis digital.

IBI Kosgoro sendiri dikenal sebagai perguruan tinggi yang fokus pada bisnis, manajemen, dan informatika, serta memiliki sejarah panjang terkait Kosgoro (Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong) yang berperan penting dalam pembangunan nasional. 

Transformasi digital kampus seperti ini diyakini akan semakin relevan, mengingat arah pembangunan nasional juga menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis teknologi.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore