
Sejumlah peserta menunggu dimuainya pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2024 di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
JawaPos.com-Pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) jalur seleksi nasional berbasis tes (SNBT) ditutup dua hari lagi. Hingga hari ini (24/3), jumlah pendaftar yang sudah melakukan finalisasi masih kurang dari separuh.
Sekretaris Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Bekti Cahyo Hidayanto menyampaikan, hingga Senin (24/3), tercatat sekitar 539 ribu siswa yang sudah mendaftar seleksi SNBT. Angka ini ternyata belum menyentuh angka 50 persen dari total peserta yang memiliki akun permanen di luar yang lolos seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP), yakni sekitar 1,38 juta.
“Jadi masih ada 60 persen yang belum mendaftar dari harapan kami yang sudah memiliki akun permanen,” ungkapnya dalam Sosialisasi Pendaftaran dan Persiapan Mengikuti UTBK-SNBT 2025 yang disiarkan secara daring di YouTube SNPMB ID, Senin (24/3).
Bekti optimistis angka tersebut akan bertambah dengan semakin dekatnya waktu penutupan pendaftaran pada 27 Maret 2025. Terlebih, saat ini, ada sekitar 200 ribu calon peserta yang sudah login tapi belum melakukan permanen atau fiksasi pendaftaran. Hal ini lantaran masih ada yang belum menyelesaikan pendaftarannya karena belum bayar biaya tes ataupun belum memilih program studi (prodi).
Dia pun mengingatkan, bahwa perlu digarisbawahi jika pembayaran memang dijadwalkan terakhir pada 28 Maret 2025. Namun, itu hanya khusus pembayaran saja, bukan termasuk finalisasi pendaftaran seleksi. ''Ini kita lihat kurang tiga hari, kita berharap peserta mendaftar tidak perlu menunggu apapun,” tegasnya.
Apalagi, lanjut dia, beberapa lokasi pusat UTBK kursinya sudah nyaris penuh, terutama daerah Jakarta. Oleh sebab itu, dia mendorong agar siswa segera mendaftar dan melakukan permanen data agar mendapat lokasi yang diharapkan. Bekti berharap, tak ada mobilisasi jauh untuk para siswa di luar domisilinya.
Diakuinya, kondisi ini mirip dengan tahun lalu, di mana jumlah akun permanen mencapai 1,2 juta namun yang mendaftar hanya 800 ribuan. Ada berbagai alasan yang melatarbelakangi, kebanyakan mengurungkan diri untuk mengikuti seleksi.
Yang jelas, seleksi dengan menggunakan sistem ujian tertulis berbasis komputer (UTBK) ini memiliki kuota lebih banyak ketimbang SNBP. Dia menyebutkan, kuota yang diperebutkan dalam SNBT mencapi 249.564 kursi. Lebih besar dibanding SNBP sekitar 181 ribu kursi. “Dan dibanding mandiri ini juga lebih banyak. (Kuota mandiri, red) dibanding SNBP paling hanya lebih 4 ribuan saja,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Call Center, Helpdesk, dan Frontdesk SNPMB Badrus Zaman menjelaskan terkait adanya pusat UTBK yang tidak bisa dipilih lagi. menurutnya, hal itu bisa jadi disebabkan karena pusat UTBK penuh. Tapi tidak menutup kemungkinan karena dibuka baru separuh dari kuota yang ada.
Badrus mengungkapkan, pihaknya membuka kurang lebih 10 ribu kuota di pusat UTBK sesuai dengan kebutuhannya. Ini dilakukan berdasarkan pengalaman tahun-tahun lalu. Dengan begitu, siswa tak perlu jauh-jauh memilih lokasi.
“Kalau ternyata di pusat UTBK yang dipilih tidak membuka. Nah, itu bisa menghubungi helpdesk,” katanya. Nantinya, pihaknya akan membantu melakukan cross check terkait hal ini. Jika memang ternyata kuota sudah penuh, maka mau tak mau harus beralih ke pusat UTBK lainnya.
Selain itu, disarankan pula agar siswa tidak memilih pusat UTBK di akhir-akhir tanggal pendaftara, Sebab, tidak semua pusat UTBK menjadi pusat tes untuk 10 hari. Karena ini bergantung pula pada keterisiannya. (*)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
