Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Mei 2024 | 00.00 WIB

Ada Unsur Kekerasan Seksual, Muhammadiyah Minta Buku Panduan Penggunaan Sastra Ditarik

Kesepian sebagai salah faktor penyebab terjadinya kekerasan seksual. - Image

Kesepian sebagai salah faktor penyebab terjadinya kekerasan seksual.

JawaPos.com - Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah meminta Kemdikbudristek lebih selektif memilih buku untuk pendidikan. Sebab, masih ada buku pendidikan yang dianggap mengandung unsur kekerasan seksual.
 
"Mendesak agar buku 'Panduan Penggunaan Rekomendasi Buku Sastra' ditarik dari peredaran karena merekomendasikan buku-buku sastra yang sebagian isinya mengandung kekerasan fisik dan seksual serta perilaku hubungan menyimpang yang tidak sesuai dengan norma agama dan kesusilaan," kata Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah H.R Alpha Amirrachman dalam keterangan tertulis, Kamis (30/5).
 
Alpha mengatakan, buku semacam ini kontra-produktif dengan penguatan pendidikan karakter yang sedang digalakan. Buku-buku sastra yang direkomendasikan ini berpotensi memberikan pemahaman yang keliru bagi anak-anak bangsa terutama dalam ranah etika dan perilaku.
 
Buku semacam ini juga tidak sesuai dengan UU Nomor 44 Tahun 2008 yang melarang menyebarkan pornografi termasuk perilaku yang menyimpang dalam bentuk apapun.
 
"Beberapa contoh frasa dan kalimat yang tidak pantas di antaranya, 'tetapi lelaki itu menarik tubuhku. Kemudian, bersamaan dengan gerak mengayun ke bawah yang indah, sebuah XXXXXX bergelora hinggap di XXXXX. aku tidak melawan, bahkan XXXXX kami terurai saat ia berbisik perlahan'. 'Rambutnya dijambak. Lehernya dibetot, dipelintir, dan diinjak. XXXXXXX ditebas'," imbuh Alpha.
 
 
Buku ini juga memuat kisah seorang anak perempuan yang terganggu kejiwaannya dieksploitasi secara seksual oleh seorang dewasa. Adanya penekanan dalam buku tidak menjamin buku ini tidak dibaca oleh anak-anak.
 
"Siswa pada fase usia yang memiliki rasa keingintahuan yang besar untuk mengeksplorasinya lebih jauh terutama hal-hal yang tidak sesuai dengan norma kesusilaan dan agama," jelas Alpha.
 
Selain itu buku pedoman dan buku-buku sastra yang direkomendasikan ini juga dapat menimbulkan kegaduhan di kalangan masyarakat. Dampaknya bisa buruk untuk proses belajar mengajar siswa.
 
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore