
Siswa SD 5 Sekolah Alam Indonesia (SAI) saat menggelar pementasan dalam acara Language Fair 2024 yang di Gelar di Gedung IX Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI), Depok, Minggu, (25/2)
JawaPos.com - Sekolah Alam Indonesia (SAI) Cipedak, Jakarta Selatan kembali menggelar Language Fair di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Depok. Acara yang diisi oleh pentas murid-murid ini bertujuan untuk mengajarkan bahasa, budaya, dan keberlanjutan lingkungan dari berbagai negara di dunia.
"Language Fair ini menjadi salah satu kegiatan pembelajaran bahasa asing di Sekolah Alam Indonesia yang menuntut kreatifitas setiap siswa-siswi dan anggota komunitas," ujar ketua panitia Language Fair 2024, Zulkipli kepada JawaPos.com, Minggu (25/2).
Dijelaskan Zukipli, melalui metode diskusi, bernyanyi yang dikemas dalam kegiatan pementasan yang menyenangkan, maka tanpa disadari para siswa belajar untuk mengasah keahlian dalam berkomunikasi. Sekaligus memupuk keberanian untuk tampil di depan umum.
Diketahui, bahasa merupakan bagian dari kehidupan, tanpa bahasa kita tak dapat berkomunikasi sehingga informasi-informasi penting tidak dapat diketahui. Selain itu, bahasa juga menjadi bagian penting kehidupan.
"Seperti yang ada di Sekolah Alam Indonesia, karena sejak awal komit untuk memperkenalkan dan menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Arab dalam kegiatan sehari-hari. Diharapkan dengan berbahasa asing akan memperkaya wawasan siswa-siswi sehingga menjadi kunci dunia untuk persiapan ke dunia nyata," jelas Zulkipli.
Selain itu, lanjutnya, acara Language Fair bertema "Civilization: Towards a Sustainable World" juga menjadi pelajaran yang berharga dan menambah pengalaman agak menjadi tolak ukur melangkah untuk menjadi lebih baik.
"Ini juga menjadi metode yang cocok untuk siswa dalam mengembangkan pengetahuan sosial, dengan lingkup psikologi, sosiologi, kepemimpinan, dan toleransi melalui media pembelajaran bertukar informasi dari negara lain," jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
