Murid di SDN Kepuh yang terpaksa pulang lebih awal karena bau gas kimia menyengat pada Selasa (23/1). (Desi Purnama Sari/ANTARA)
JawaPos.com - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kepuh yang berada di wilayah Cilegon, Banten terpaksa memulangkan siswa-siswinya lebih awal beberapa hari ini. Hal itu disebabkan oleh bau gas kimia menyengat yang akhirnya mengganggu proses pembelajaran.
Dilansir dari Kantor Berita ANTARA, bau gas kimia itu diduga berasal dari PT Candra Asri di Cilegon, Banten. Kepala Sekolah SDN Kepuh bernama Sahri menyampaikan pada hari Selasa (23/1) bahwa ia telah memulangkan siswa-siswinya lebih awal dari yang seharusnya pukul 12.00 WIB menjadi 10.00 WIB.
Bau gas kimia itu mulai mereka rasakan pada pagi hari pukul 09.00 WIB. Padahal jarak antara gedung sekolah ke pabrik tersebut masih berjarak empat kilometer, tetapi bau kimia tersebut terasa dan dapat tercium oleh mereka.
“Semakin lama baunya semakin menyengat, padahal kami sudah menggunakan masker tapi tetap saja bau. Hal itu membuat anak-anak tidak nyaman belajar,” ujarnya.
Ia menegaskan bau tersebut sangat mengganggu proses pembelajaran dan membuat murid di SDN Kepuh tidak nyaman. Posisi sekolah yang menghadap ke barat juga memperparah bau, karena angin yang datang membawa bau kimia tersebut akhirnya masuk ke dalam ruangan.
Selain itu ia juga menyampaikan dari total muridnya sejumlah 232 orang siswa, lima orang di antaranya mengalami keluhan seperti mual, pusing, dan sakit perut usai menghirup bau kimia tersebut. Bahkan tiga orang sudah dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.
“Kemarin ada lima orang siswa yang mengeluh mual, pusing, dan sakit perut sehingga mereka langsung dibawa ke puskesmas. Sementara itu dua siswa lainnya dibawa pulang oleh orang tuanya,” ujar Sahri.
Maka untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan pihak sekolah melakukan upaya pencegahan dengan memulangkan lebih awal siswa di sana.
“Untuk sementara waktu, anak-anak belajar di rumah masing-masing dulu. Hal itu karena kita khawatir akan terjadi hal yang sama seperti kemarin atau bahkan lebih parah yakni ada anak-anak yang akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit,” pungkasnya.
Baca Juga: Turnamen Piala Bergilir Walikota Cilegon Cup 2023 Kembali di Gelar di The Royale Krakatau Golf
Pihak sekolah berharap perusahaan dapat segera mengatasi bau kimia yang menyengat dan menyebar sampai ke lingkungan sekolah ini. Karena bau tersebut sangat mengganggu aktivitas pembelajaran di sekolah.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
