
Guru memberikan materi saat kegiatan belajar mengajar Di SMP Negeri 2, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Pemkot Bekasi memberikan izin kepada enam sekolah untuk melakukan uji coba pembelajaran tatap muka selama satu bulan.
JawaPos.com - Di masa pandemi Covid-19, risiko learning loss atau kehilangan kesempatan belajar menjadi sangat besar. Tentunya hal ini pun akan memberikan dampak negatif bagi dunia pendidikan di Tanah Air karena anak tidak tumbuh, khususnya dalam karakter.
Belum lagi permasalahan terkait metode belajar yang masih bersifat pasif atau belajar satu arah, jadi seperti guru hanya menerangkan dan murid mendengarkan. Metode belajar satu arah ini pun dapat mengakibatkan kemampuan siswa dalam membangun argumentasi dan berpikir kritis menjadi kurang terasah.
Saat ini, mayoritas sekolah-sekolah di Indonesia masih menerapkan teacher-centered learning. Metode ini juga kurang efektif ketika menghadapi tantangan-tantangan baru di dunia pendidikan, layaknya pandemi yang membuat anak jauh menjadi lebih pasif dari sebelumnya karena sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) daring.
Kemampuan kritis para murid akan berubah atau meningkat apabila metodenya diubah menjadi student-centered learning. Hal ini diyakini menjadi solusi yang dapat meningkatkan keaktifan siswa, melatih kemampuan berpikir kritis dan meraih prestasi.
Pasalnya, dalam studi kasus dijelaskan bahwa anak yang aktif bertanya dan berinteraksi di kelas memiliki prestasi dan pemahaman materi yang lebih baik dibanding siswa yang pasif. Kebiasaan aktif ini juga mendukung perkembangan mereka agar menjadi anggota masyarakat yang mampu berpikir kritis dan inovatif dalam menyelesaikan masalah.
Oleh karena itu, untuk bisa merubah gaya pembelajaran dari teacher-centered learning menjadi student-centered learning, perlu ada perantara seperti menggunakan teknologi. Metode pembelajaran yang inovatif, menyenangkan dan menarik bagi siswa dengan teknologi itu pun dapat meningkatkan partisipasi di kelas.
Salah satu aplikasi pembelajaran yang menawarkan pembelajaran yang interaktif adalah Brain Academy Online dengan fitur live teaching dan Star Champs yang dapat memotivasi siswa untuk lebih aktif saat kegiatan belajar-mengajar.
Lebih rinci, Brain Academy Online memiliki fitur live teaching dengan live streaming yang bisa diakses di aplikasi ruangguru yang terintegrasi dengan akses ruangbelajar. Siswa tidak perlu khawatir, live teaching di Brain Academy Online memiliki tampilan yang jelas, suara yang jernih serta Star Master Teacher yang interaktif dalam mengajar, serta jaringan live yang baik.
Adapun, fitur Live Teaching tersedia untuk kelas 3 SD-12 SMA. Terdapat 2 fasilitas dalam live teaching, yaitu section live chat untuk memberi tanggapan kepada teman seluruh Indonesia dan master teacher dan akan dijawab oleh teaching assistant.
Sebelum masuk pembelajaran, para siswa bisa memanfaatkan sesi Pre-Live Teaching. Dalam fitur itu ada sesi Prerequisite Rubel Video yang merupakan rekomendasi video belajar yang bisa ditonton siswa agar lebih siap mengikuti materi ketika live teaching dan QnA before live teaching, di mana siswa bisa mengajukan pertanyaan ke Star Master Teacher terkait materi yang akan dibahas.
Ketika Live Teaching, akan ada fitur Star Champs, yaitu fitur live teaching yang membantu siswa agar lebih semangat dalam belajar. Siswa bisa mengumpulkan Golden Star dan Diamond Star untuk mendapat ranking di top leaderboard dan mendapatkan hadiah menarik dengan menjadi Student of The Month.
Siswa bisa mendapatkan Golden Star dengan mengikuti live teaching hingga selesai, menjawab kuis dengan benar, atau mengajukan pertanyaan menarik. Siswa bisa mendapatkan Diamond Star jika menjadi top 10 final leaderboard pada sesi live teaching yang diikuti.
Lalu, pasca Live Teaching, siswa perlu mengerjakan Post Test dan memanfaatkan fitur Post Live Teaching untuk menambah pemahaman materi. Di mana ada sesi Riwayat Video yang siswa bisa akses live teaching yang sudah berlalu dan Score Live Teaching yang mana siswa bisa mengetahui score dari kuis yang dia ikuti ketika live teaching dan mengakses pembahasan pada setiap soalnya.
Jadi, pembelajaran itu seharusnya menjadikan anak memiliki keingintahuan yang tinggi. Bagaimana caranya? Ya dengan Brain Online Academy!

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
