
Ganjar Pranowo bersama anak-anak di Jakarta Timur beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo menjadi pusat perhatian pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 2023 di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada Rabu (8/11). Acara tersebut diikuti sekitar 11.000 peserta dari seluruh Indonesia secara offline dan online.
Dalam kesempatan itu, Ganjar Pranowo menyampaikan beragam pandangannya terkait situasi dunia saat ini, termasuk masalah politik luar negeri. Dia mengungkapkan keprihatinannya terhadap perkembangan demokrasi yang menurutnya mengalami kemunduran.
Ganjar juga menyoroti konflik antara Palestina dan Israel serta menguraikan strategi politik luar negeri yang akan dijalankan jika terpilih sebagai presiden kedelapan dalam pilpres nanti. "Kita harus berhubungan dengan banyak negara yang sama-sama bisa saling menguntungkan dan tidak saling menindas,” jelasnya.
Meski Ganjar awalnya berbicara serius tentang isu-isu global, dirinya tidak segan untuk menghadirkan sentuhan humor. Saat audiens memberikan tepuk tangan sebagai apresiasi terhadap paparannya, Ganjar malah bercanda. ”Dari tadi kok tepuk tangan terus? Saya tidak akan ngasih sepeda loh ini,” ucapannya disambut tawa meriah peserta rakernas LDII.
Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengaku menyambut Ganjar sebagai capres potensial dengan tujuan menyamakan visi dan misi dalam membangun Indonesia ke depan. LDII menekankan delapan program kerja prioritas yang melibatkan bidang kebangsaan, agama, pendidikan, kesehatan, teknologi, ekonomi syariah, kedaulatan pangan, lingkungan hidup, dan energi baru terbarukan.
Ganjar juga menekankan pentingnya pembangunan sistem digital nasional, sains dan teknologi, serta pembangunan manusia Indonesia yang unggul.
Mantan gubernur Jawa Tengah itu juga menekankan pentingnya pendidikan yang adil dan merata untuk mendukung generasi masa depan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. ”Pendidikan harus adil dan merata. Termasuk di remote-remote area, betapa pentingnya pendidikan dan betapa pentingnya memperhatikan para guru,’’ jelasnya. (als/c6/wir)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
