
Kampus UIN Sunan Ampel Surabaya.
JawaPos.com – Jalan universitas Islam negeri (UIN) menuju world class university kian terbuka. Kerja sama double degree magister antara UIN dan Universiti Utara Malaysia (UUM) terus dimatangkan Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag).
Akhir pekan lalu, delegasi Kemenag kembali bertemu dengan pihak UUM di Kedah, Malaysia, untuk mematangkan kerja sama itu. Dalam keterangannya kemarin (19/11), Ketua Delegasi Indonesia Thobib Al Asyhar menyebut bakal ada lima UIN yang menjalin kerja sama dengan UUM. Yakni, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Ar Raniry Aceh, UIN Raden Fatah Palembang, dan UIN Mataram NTB. ’’Implementasi kerja sama program double degree magister antara lima UIN dengan UUM rencananya dilaksanakan awal 2024,’’ ujarnya.
Tahap awal, program double degree itu akan diikuti 50 penerima Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Seluruhnya merupakan mahasiswa program magister (S-2) dari lima UIN yang terdaftar.
Sebelum menjalankan program tersebut, saat ini mereka mengikuti English Preparation Program (EPP) di Jakarta. EPP diselenggarakan Jakarta Business School (JBS) sebagai representasi Malaysian University English Test (MUET).
’’EPP ini berlangsung selama dua bulan,” ungkap Kasubdit Kelembagaan dan Kerja Sama Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag itu.
Ketua Program Management Unit (PMU) BIB-LPDP Ruchman Basori menambahkan, pematangan kerja sama dua pihak itu dilakukan untuk memastikan implementasi program double degree dengan UUM bisa dilaksanakan awal tahun depan. Apalagi, itu menjadi salah satu program prioritas Ditjen Pendidikan Islam. ’’Program double degree magister antara PTKIN (perguruan tinggi keagamaan Islam, Red) dan UUM merupakan pilot project program Ditjen Pendis. Sebelum dilaksanakan, kami ingin seluruh persiapan benar-benar berjalan dengan baik,” paparnya.
Tidak hanya soal jurusan, tapi juga persyaratan dokumen intake mahasiswa, pengurusan visa, hingga rencana tempat tinggal mahasiswa.
Pertemuan tersebut juga membahas mekanisme teknis pembayaran tuition fee dari LPDP ke UUM. Sebab, para mahasiswa nanti akan kuliah satu tahun di sana. (mia/c18/fal)

7 Kebiasaan Malam Orang yang Tidak akan Pernah Berhasil dalam Hidup Menurut Psikologi
7 Kuliner Cwie Mie Terenak di Malang, Kuliner Ikonik dengan Cita Rasa Otentik
Kasus Penipuan ASN di Gresik Menghadirkan Fakta Baru, Pegawai DPMD Mengaku Jadi Korban
Kronologi Kasus Pelecehan Seksual FH UI, 16 Mahasiswa Terduga Pelaku Disidang Terbuka
13 Rekomendasi Mie Ayam Enak di Jogja, Kuliner Kaki Lima yang Rasanya Bak Resto Bintang Lima
Momen Terduga Pelaku Pelecehan di FH UI yang juga Anak Polisi Dikonfrontasi Mahasiswa
8 Rekomendasi Kuliner Bebek Terenak di Jogja: Sambal Menyala, Porsi Melimpah dan Rasa Istimewa
Tak Perlu ke Jogja, 12 Tempat Kuliner Gudeg Ini Ada di Malang yang Juga Istimewa dan Rasanya Juara
12 Kuliner Nasi Pecel Enak di Jember, Perpaduan Sayur Segar, Rempeyek dan Bumbu Kacang yang Sedap
Jangan Ketinggalan! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia U-17 di Piala AFF U-17 2026
