Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Februari 2021 | 14.26 WIB

Kemendikbud Dorong Kampus Ubah Pola Pendidikan Hadapi Era Society 5.0

Dirjen Dikti Kemendikbud Nizam saat Talkshow Kampus Merdeka Menyongsong Society 5.0 dalam peringatan HPTT ke-75 yang digelar Fakultas Teknik UGM secara daring, Kamis (11/2). UGM/Antara - Image

Dirjen Dikti Kemendikbud Nizam saat Talkshow Kampus Merdeka Menyongsong Society 5.0 dalam peringatan HPTT ke-75 yang digelar Fakultas Teknik UGM secara daring, Kamis (11/2). UGM/Antara

JawaPos.com–Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendorong perguruan tinggi mengubah pola pendidikan era revolusi industri 3.0 dengan kompetensi menuju industri baru yang tengah berkembang menyongsong Era Society 5.0.

”Kompetensi lama tidak lagi dibutuhkan karena pekerjaannya banyak yang hilang,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud Nizam seperti dilansir dari Antara.

Menurut Nizam, perombakan pola pendidikan diperlukan karena dunia pendidikan tinggi saat ini menghadapi tantangan yang cukup kompleks dengan kondisi dunia yang berubah cepat dan non linear serta penuh ketidakpastian. Merujuk prediksi McKinsey, sekitar 23 juta pekerjaan diperkirakan akan diambil alih robot atau otomasi pada 2030. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan dengan jumlah lulusan yang dihasilkan perguruan tinggi di Indonesia dalam 10 tahun.

”Setiap tahunnya hanya meluluskan 1,7–1,8 juta mahasiswa. Ini jadi tantangan besar bagi perguruan tinggi di Indonesia untuk menyiapkan kompetensi untuk suatu pekerjaan yang belum ada saat ini,” ujar Nizam.

Oleh karena itu, dia meminta perguruan tinggi benar-benar mempersiapkan kompetensi mahasiswanya menjadi pembelajar sejati-sepanjang hayat. Alasannya, dunia cepat berubah sehingga tidak ada pilihan lain kecuali selalu belajar, beradaptasi, serta berinovasi.

Dia berharap pada era revolusi industri 4.0 saat ini, perguruan tinggi melakukan berbagai terobosan dan lompatan sehingga kampus bisa melahirkan para milenial yang siap membangun Indonesia menuju Society 5.0 sehingga maju, jaya, dan sejahtera.

Nizam menjelaskan, perguruan tinggi yang mampu keluar dari pola pembelajaran yang sangat kaku menuju pembelajaran yang lebih dinamis dan fleksibel, memungkinkan mahasiswanya untuk belajar dari berbagai sumber.

”Berbagai sumber tidak hanya di kelas, laboratorium, dan perpustakaan. Tapi memberi kesempatan mahasiswa belajar di kampus kehidupan yang sesungguhnya,” kata Nizam.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=dBMTnkgrkng

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore