
Ilustrasi final Kontes Kapal Tak Berawak Nasional (KKCTBN) 2019 di danau kampus III UMM. Endang Sukarelawati/Antara
JawaPos.com–Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali dipercaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kontes Kapal Cepat Tak Berawak (KKCTBN) pada 5–7 November.
Ketua Pelaksana KKCTBN 2020 Lokal UMM Zulfatman seperti dilansir dari Antara di Malang mengatakan, event besar dan berkualitas itu harus dilaksanakan secara disiplin dan tetap berkualitas. ”Salah satu kebutuhan untuk menunjang disiplin dan kualitas penyelenggaraan kegiatan ini adalah protokol kesehatan dan panduan teknis lomba, yang secara detail menjelaskan seluruh tahap lomba dengan segala ketentuan-ketentuannya,” kata Zulfatman pada Rabu (4/11).
Dia berharap dengan protokol kesehatan dan panduan teknis lomba akan membantu semua pihak yang terkait dapat memahami standar kesehatan dan tahap serta tata laksana lomba dengan sebaik mungkin. Sehingga, perlombaan dapat dilaksanakan secara aman, fair, dan terbuka.
Zulfatman mengatakan, KKCTBN 2020 dihelat pada 5–7 November di area danau kampus III UMM. KKCTBN merupakan salah satu agenda penting Pusat Prestasi Nasional di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam kondisi pandemi Covid-19. Kompetisi itu untuk mendukung pengembangan inovasi bidang perkapalan yang melibatkan mahasiswa dan dosen dari bidang-bidang ilmu terkait.
Pada tahun ini, lanjut dia, kegiatan lomba diikuti tim dari 44 perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia, dengan rincian 46 tim pada Kategori I, 49 tim pada Kategori II, dan 82 tim masing-masing jenis poster pada Kategori III.
Berdasar hasil evaluasi tahap I dan II, diperoleh finalis untuk masing-masing kategori. Untuk gelaran final dilaksanakan secara daring dan luring. Final daring dilakukan untuk Kategori I (Desain Inovasi Kapal Kesehatan) dan Kategori III (Poster Kapal Kesehatan-pengumuman). Sedangkan final luring dilakukan khusus pada Kategori II, yaitu Lomba Pembuatan dan Performa Prototype, yang meliputi Autonomous Survace Vehicle (ASV), Electric Remote Control (ERC), dan Fuel Engine Remote Control (FERC).
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=2Td_lu0UmtM

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
