
Ilustrasi
JawaPos.com - Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) memberikan bantuan kepala rumah belajar bagi anak-anak nelayan di Kampung Nelayan Baru Cilincing, Jakarta Utara. Bantuan senilai Rp 100 juta ini diharapkan bisa membantu operasional rumah belajar bagi anak nelayan di pesisir Jakarta.
“YPAL berharap bantuan ini bisa berkontribusi bagi pendidikan anak-anak nelayan dalam mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik," ujar Prisca Baturaba yang mewakili YAPL saat memberikan bantuan di Jakarta, Rabu (1/3).
Rumah belajar bagi anak-anak di Kampung nelayan Cilincing didirikan oleh Red Nose Foundation atau Yayasan Hidung Merah. Yayasan ini cukup dikenal dalam mengajari sejumlah keterampilan kepada anak-anak nelayan kerang hijau di Kampung Nelayan Baru agar mereka bisa mandiri dan percaya diri.
YAPL merupakan yayasan dibawah grup usaha PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) yang mempunyai komitmen membangun negeri melalui pengembangan properti.
Lembaga nirlaba ini telah menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari APLN kepada individu-individu maupun kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Sementara Red Nose Foundation sebelumnya mengontrak dua bangunan ditengah-tengah kampung nelayan Cilincing untuk menjalankan aktivitasnya membantu warga. Dengan bantuan Kick Andy Foundation, yayasan ini telah menyewa tanah untuk digunakan mendirikan rumah belajar.(nas/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
