
Silaturahmi Djarot dengan guru-guru madrasah yang tergabung dalam Ikatan Guru Madrasah Swasta Sumatera Utara berlangsung di halaman ruma salah seorang warga di Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Sendang Rejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat.
JawaPos.com - Wajah para guru madrasah terlihat semringah saat Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat menemui mereka di Kabupaten Langkat, Senin (11/6).
Silaturahmi Djarot dengan guru-guru madrasah yang tergabung dalam Ikatan Guru Madrasah Swasta Sumatera Utara berlangsung di halaman ruma salah seorang warga di Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Sendang Rejo, Kecamatan Binjai.
Mereka mendeklarasikan dukungan untuk pasangan gubernur dan wakil gubernur Sumut, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS) pada Pilgub 27 Juni mendatang.
Seluruh guru-guru madrasah swasta se-Sumatera Utara akan memperoleh tambahan penghasilan berupa insentif sebesar Rp 1,8 juta per tahun. Ini harapan baru dari pasangan DJOSS untuk membantu kesejahteraan para guru-guru madrasah swasta di Sumatera Utara.
Dalam tatap muka itu, Djarot menyebutkan, pendapatan yang diperoleh guru-guru madrasah swasta relatif sangat kecil. Sementara perananan para guru madrasah swasta ini sangat strategis dalam membangun sumber daya manusia (SDM) terkhusus anak-anak generasi penerus bangsa.
“Ini tentu tidak adil bagi mereka. Oleh sebab itu pemerintah harus hadir. Bukan apa-apa. Ini tanggung jawab pemerintah. Tugas pemerintah itu melayani,” kata Djarot dalam keterangan tertulisnya yang diterima pada, Selasa (12/6).
Djarot mengungkapkan, pemberian insentif tambahan itu terinspirasi ketika bertemu guru-guru madrasah di Desa Harapan Baru, Kecamatan Sei Lepan, Langkat, belum lama ini.
Saat itu, guru-guru madrasah menyampaikan aspirasi ke Djarot bahwa honornya hanya berkisar Rp 150 ribu per bulan. Bak gayung bersambut, pasangan Djarot-Sihar kemudian memutuskan memberikan insentif sebagai penghasilan tambahan sebesar Rp 1,8 juta per tahun. Dananya pun ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru honor madrasah.
“Insentifnya langsung masuk ke rekening empat bulan sekali, biar tak ada pemotongan,” demikian Djarot seraya menyebutkan, setiap guru-guru honorer itu nantinya akan memegang Kartu Sumut Keluarga Sejahtera (KSKS).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
