
Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jawa Timur mendeklarasikan dukungannya untuk paslon nomor urut 1
JawaPos.com – Dukungan kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak terus berdatangan. Kali ini, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jawa Timur mendeklarasikan dukungannya untuk paslon nomor urut 1 itu.
Deklarasi berlangsung di Kemangi Resto Pandaan, Pasuruan, Selasa (5/6). Diikuti ribuan masyarakat Desa Hutan yang ada diseluruh penjuru Jawa Timur sekaligus dihadiri langsung oleh Khofifah-Emil.
Ketua LMDH Adnyana menuturkan, semua yang dicita-citakan Khofifah-Emil untuk menyejahterakan sekaligus memuliakan masyarakat Jatim bukanlah sebuah kotak kosong. Sebab, duet Khofifah-Emil memiliki kemampuan untuk melakukan hal itu semua.
“Cita-cita, program Ibu Khofifah dan Mas Emil ini merupakan kotak yang penuh inspirasi yang bertujuan membawa seluruh masyarakat Jatim diantaranya Masyarakat Desa Hutan lebih maju adil dan sejahtera. Deklarasi ini membuktikan sekaligus menegaskan arah dukungan masyarakat Desa Hutan untuk tidak mendukung pasangan selain nomor 1,” tegas Adnyana dalam sambutannya.
Atas dukungan ini, Khofifah menyambutnya dengan gembira. Ketua Umum Muslimat NU itu langsung menyampaikan komitmennya untuk mendukung dan siap bersama dengan masyarakat Desa Hutan untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian.
“Dalam program Nawa Bhakti Satya pada bhakti 9 ada Jatim Harmoni, ini dimaksudkan untuk menjaga harmoni sosial dan alam dengan melestarikan kebudayaan dan lingkungan hidup. Tentu ini menjadi komitmen saya bersama mas Emil,” kata Khofifah.
Sementara itu, Emil Dardak menegaskan, masyarakat desa hutan tidak bisa dipandang sebelah mata. Menurutnya, mereka ini merupakan pahlawan pangan maupun pahlawan kehidupan. Emil menyebut, masyarakat desa hutan adalah penjaga paru-paru Pulau Jawa agar tidak hilang dari muka bumi ini.
“Masyarakat desa hutan juga penjaga ketahanan pangan di lingkungannya, desa-desa yang ada. Dengan luas wilayah Jawa Timur yang terbatas, maka batas wilayah kawasan hutan ini harus bisa dikelola secara produktif namun juga harus tetap lestari. Mereka punya kreativitas dan kesabaran untuk tidak ngoyo dalam mengelola kawasan hutan, inilah yang harus kita apresiasi terhadap mereka," kata Emil.
Lebih lanjut, doktor ekonomi pembangunan kawasan lulusan Jepang ini menilai masyarakat desa hutan bisa berkontribusi untuk ketahanan kedaulatan pangan. Namun juga harus diimbangi dengan perhatian, seperti pemerataan dalam distribusi pupuk
“Misalnya, bagaimana mereka dibekali peningkatan teknologi dalam pemanfaatan kawasan hutan. Inilah tadi kesepakatan yang kita tuangkan dalam pakta integritas. Kami yakin pasca ini akan berdampak signifikan dukungan-dukungan kepada kami di daerah-daerah," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
