
Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa
JawaPos.com - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa menginginkan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Jatim bisa menembus pasar internasional. Sehingga, memberi dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.
Demi mewujudkan itu, Khofifah yang berpasangan dengan Emil Elestianto menyiapkan program communal branding, agar produk UMKM lokal punya daya jual tinggi.
"Communal Branding menjadi penting, karena kalau mereka bersatu dengan brand yang sama, maka mereka akan punya bargain untuk menembus pasar yang memang captive," kata Khofifah di Surabaya, Selasa, (22/5).
Selama ini, usaha kecil dan menengah masih kesulitan untuk mendaftarkan produknya sebagai hak kepemilikan intelektual. Hal tersebut menyebabkan, daya jual produk lokal Jawa Timur lebih murah.
Communal Branding, jelas Khofifah, akan difasilitasi oleh pemerintah provinsi. Nantinya, akan ada standar kualitas dan managemen. Tentuya dengan fasilitas pelatihan untuk mengelola pemasaran lebih profesional dari pemprov.
"Butuh koneksi dan proteksi di antara mereka. Supaya produknya terstandarisasi. Kalau mereka sudah memiliki communal branding, maka bisa dibantu oleh pemprov," jelasnya.
Selanjutnya, pelaku usaha mikro akan difasilitasi pusat informasi super koridor. Pusat informasi super koridor ini, akan menyediakan translator, lawyer dan operator untuk menghubungkan pelaku usaha dengan pasar internasional.
"Ini adalah cara pemerintah tentang bagaimana bisa membangun kanalisasi. Karena ternyata, masih ada yang pelaku usaha yang sudah membuat produk namun tidak tahu siapa pembelinya," ungkapnya.
Kemudian, Calon Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menambahkan, dengan communal branding dan pusat informasi koridor, pelaku UMKM bisa bersaing di tengah gempuran industri pasar modern.
Pengembangan UMKM menurutnya, perlu sokongan dari pemerintah. Hal itu, agar beban resiko bisnis yang ditanggung pelaku UKM bisa lebih ringan.
"Dengan Communal Branding, semua bisa dicapai. Kemudian dengan cara, istilahnya Standing on the Shoulder Giant yang artinya berdiri di pundak raksasa, UMKM, PKL dan sejenisnya, bisa berdiri di pundak raksasa, seperti BUMN atau perusahaan besar,” terang Emil.
Inovasi Communal Branding, kata Emil, bukan sekedar program atau janji kampanye. Tapi penerapan program yang lebih luas. Ini juga bentuk nyata kepedulian pasangan calon nomor 1 kepada para pelaku UMKM. Program ini sudah terbukti berhasil di Trenggalek.
"Yang namanya membela UMKM bukan hanya dengan semboyan berapi-api. Tapi, harus ada inovasi bersama dan diwujudkan dalam sesuatu yang kemudian berpihak," pungkasnya.
Khofifah mengaku, sudah menyiapkan pembangunan sentra itu dengan pusat informasi superkoridor yang akan dibangun di lima Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) di Jawa Timur. Pusat informasi itu diharapkan, bisa mempermudah akses bagi pelaku UMKM tradisional dalam mengembangkan usahanya
Gagasan pasangan Khofifah-Emil ini diacungi jempol oleh Pakar Ekonomi Universitas Airlangga, Rumayya Batubara. Menurutnya, dengan program pengembangan UMKM, lebih memberikan jalan keluar untuk masyarakat. Baik peningkatan taraf ekonomi, maupun untuk memberikan lapangan kerja karena bersifat padat karya.
“Lebih realistis, dengan bertumpu pada UMKM. Dimana sektor ini memang bersifat padat karya. Sehingga ketika sektor ini didorong tumbuh, efeknya besar ke peningktan kesejahteraan, penciptaan lapangan kerja dan pengurangan pengangguran,” jelas Rumayya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
