
Khofifah Indar Parawansa saat berada di terminal Ngrambe, Ngawi, Senin (26/3)
JawaPos.com -- Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa terus melanjutkan safari politiknya di kawasan Mataraman. Kali ini, Cegub nomor urut satu ini melakukan blusukan ke Terminal Ngawi, Senin (26/3/).
Kedatangan Khofifah ini pun disambut hangat oleh para sopir dan kondektur bus, para tukang becak hingga para penumpang yang datang ke terminal. Momen tersebut tentu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memberikan dukungan pada Khofifah yang berpasangan dengan Emil Elestianto Dardak ini.
"Kami milih ibu, dari dulu kamu mendukung bu Khofifah. Semoga ini menang. Mugi makin sejahtera rakyatnya bisa ngatasi kemiskinan," ucap Sukamto, seorang penumpang asal Ngawi.
Dukungan serupa juga diungkapkan oleh Zainal, seorang sipir bus antar kota dalam provinsi. ia mengatakan, Khofifah sosok paling tepat memimpin Jawa Timur. Sebagian mantan Menteri Sosial (Mensos) di Kabibet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi), Khofifah dinilai bisa mensejahterakan masyarakat Jatim.
Lainnya, Mardi warga Ngawi yang hendak ke Jawa Tengah, juga ikut menyampaikan harapannya saat Khofifah menyapa warga di bus. Mardi menilai Khofifah pantas memimpin Jawa Timur bersama Emil Elistianto Dardak.
"Ibu Khofifah yang menteri Jokowi yo? Insya Allah pasti jadi. Pantes mimpin. Mugi menang, sejahtera masyarakat Jatim. Saya itu dari dulu milih ibu," kata Zainal saat Khofifah menyapa warga di bus.
Sementara itu, Khofifah menyambut baik seluruh dukungan yang diberikan oleh masyarakat. Dalam kesempatan itu pula, Ketua Umum Muslimat NU itu menyampaikan komitmennya terkait nfrastruktur dan transportasi publik. Salah satunya dengan membangun akses perdesaan demi menghapus disparitas ekonomi antara kota-desa dan wilayah utara-selatan Jatim.
"Daerah perbatasan dinilai perlu pembangunan infrastruktur besar-besaran. Mulai dari pembangunan infrastruktur untuk memudahkan mobilitas keperluan ekonomi, pemberdayaan ekonomi yang berbasis kerakyatan hingga bantuan khusus pendidikan berkualitas," kata Khofifah.
Komitmen tersebut, lanjut Khofifah, sudah masuk dalam program Nawa Bhakti Satya yang memuat 9 program prioritas untuk memuliakan masyarakat Jatim. Yakni, Jatim Akses.
"Pembangunan infrastruktur yang merata terutama akses jalan demi membangun pengembangan wilayah terpadu, dan keadilan akses bagi desa terluar," pungkasnya.
Untuk diketahui, pasangan calon Gubernur - Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 dengan dukungan 6 partai politik. Yakni, partai Demokrat (13 kursi), partai Golkar (11 kursi), Partai Amanat Nasional (7 Kursi), PPP (5 kursi), partai NasDem (4 kursi), dan partai Hanura (2 kursi).
Dalam pencalonannya paslon nomor urut 1 itu, menawarkan beberapa program kerja jika terpilih kelak. Program-program tersebut dikemas dengan sebutan Nawa Bhakti Satya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
