
Gus Ipul saat berdialog dengan para buruh rokok sigaret di Ngantang, Malang, Kamis (1/3)
JawaPos.com -- Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bertemu dengan ribuan buruh di Unit Mitra Produksi Sigaret (MPS), KUD Sumber Makmur Ngantang, Malang, Kamis, (1/3) siang.
Kedatangan Gus Ipul, merupakan bentuk komitmennya untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi kaum perempuan. Di antaranya, melalui pemberdayaan perempuan di industri pengolahan tembakau yang hingga kini masih menjadi salah satu yang terbesar.
"Sektor pengolahan tembakau menjadi salah satu penyumbang bagi produk domestik regional bruto (PDRB) jawa Timur," kata Wakil Gubenrur Jatim dua periode non aktif ini.
Dijelaskan Gus Ipul, PDRB Jawa Timur saat ini ditopang oleh tiga sektor utama. Yakni: sektor olahan (29 persen), perdagangan (17 persen), dan pertanian (13 persen). Industri olahan, sektor terbesar masih berasal dari makanan dan minuman yang mencapai 31 persen. Sementara yang kedua adalah industri olahan tembakau dengan 27 persen.
Selain itu, pengolahan tembakau juga berhasil menyediakan lapangan pekerjaan bagi para perempuan. Ia mencontohkan untuk pekerja di MPS yang saat ini mempekerjakan lebih dari 1300 pekerja yang mayoritas adalah perempuan. Sementara, di Jawa Timur ada sekitar 20 MPS.
"Sehingga, untuk lapangan pekerjaan ini tinggal mengalikan saja. Ini belum perusahaan yan lain," ujar keponakan KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini.
Tak hanya berhasil menyumbang PDRB dan lapangan pekerjaan, industri tembakau juga ikut memberikan pemasukan terhadap pendapatan negara. Sekitar Rp140 triliun lebih yang berasal dari sektor tembakau. Rp70 triliunnya dari Jawa Timur. Oleh karena banyaknya nilai manfaat yan diberikan oleh industri tembakau, dirinya akan berusaha menjaga keberadaannya.
"Oleh karena itu, maka kami ingin usaha-usah yang terkait dengan lapangan pekerjaan harus dijaga dan dipelihara," terang Gus Ipul.
Pada dasarnya, Gus Ipul setuju terhadap batasan konsumsi rokok bagi anak-anak yang belum cukup usia. Namun, regulasi lain yang dibuat diharapkan hal itu tak membunuh pabrik rokok dalam negeri. Sementara, rokok dari luar luar masuk secara perlahan.
"Kami ingin mengapresiasi, mari berjuang bersama-sama agar industri ini bisa semakin berkembang. Kabeh Sedulur Kabeh Makmur bisa terwujud kalau masyarakatnya sehat, bisa mengenyam pendidikan, kesenjangan ekonomi bisa teratasi melalui pekerjaan yang baik," pungkasnya.
Sementara itu kedatangan Gus Ipul di perushaan ini mendapatkan sambutan hangat dibuang pekerja. Bersalaman dan berdialog dilakukan Gus Ipul dengan para pekerja ini.
Tak jarang dari para pekerja mengajak Gus Ipul selfie. "Kami semua di sini bangga karena hanya Gus Ipul lah yang konsisten mengunjungi kami. Para pekerja di sini pasti mendoakan dan mendukung Gus Ipul jadi Gubernur Jatim," kata Rusiati, ketua Serikat pekerja KUD Sumber Makmur.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
